Petani Merangin Jambi Diserang Beruang, Muka dan Punggung Robek
Selasa, 25 Juni 2024 - 06:16 WIB
Mustopa (53) warga Desa Air Liki Baru, Kecamatan Tabir Barat, Kabupaten Merangin diserang beruang saat pulang dari kebunnya. Foto/Istimewa
MERANGIN - Nasib nahas menimpa Mustopa (53), seorang warga Desa Air Liki Baru, Kecamatan Tabir Barat, Kabupaten Merangin, Jambi. Pada Senin (24/6) sekitar pukul 14.00 WIB, Mustopa diserang seekor beruang saat pulang dari kebunnya.
Akibat serangan tersebut, Mustopa mengalami luka berat dan harus dilarikan ke RSUD Bangko. Menurut informasi, Mustopa berangkat ke kebun sekitar pukul 07.00 WIB.
Saat perjalanan pulang sekitar pukul 14.00 WIB, tiba-tiba seekor beruang muncul dari semak-semak dan menyerangnya. Meski Mustopa berusaha melawan sekuat tenaga, serangan beruang itu begitu brutal hingga membuatnya terluka parah.
Baca Juga: Ngeri! Petani di OKU Diserang Beruang, Kakinya Putus
Setelah menyerang korban, beruang tersebut kabur kembali ke hutan. Sekitar pukul 15.00 WIB, warga menemukan Mustopa tergeletak di pinggir jalan dengan luka parah di bagian wajah dan tangan.
Ketika ditanya, Mustopa menjelaskan bahwa ia telah diserang oleh beruang. Warga segera mengevakuasi Mustopa ke Puskesmas Muara Kibul. Namun, karena keterbatasan peralatan, ia kemudian dirujuk ke RSUD Bangko.
Akibat serangan tersebut, Mustopa mengalami luka berat dan harus dilarikan ke RSUD Bangko. Menurut informasi, Mustopa berangkat ke kebun sekitar pukul 07.00 WIB.
Saat perjalanan pulang sekitar pukul 14.00 WIB, tiba-tiba seekor beruang muncul dari semak-semak dan menyerangnya. Meski Mustopa berusaha melawan sekuat tenaga, serangan beruang itu begitu brutal hingga membuatnya terluka parah.
Baca Juga: Ngeri! Petani di OKU Diserang Beruang, Kakinya Putus
Setelah menyerang korban, beruang tersebut kabur kembali ke hutan. Sekitar pukul 15.00 WIB, warga menemukan Mustopa tergeletak di pinggir jalan dengan luka parah di bagian wajah dan tangan.
Ketika ditanya, Mustopa menjelaskan bahwa ia telah diserang oleh beruang. Warga segera mengevakuasi Mustopa ke Puskesmas Muara Kibul. Namun, karena keterbatasan peralatan, ia kemudian dirujuk ke RSUD Bangko.
Lihat Juga :