DPW Nasdem DKI Akui Berat Yakinkan Sahroni Maju Pilkada Jakarta
Minggu, 23 Juni 2024 - 13:39 WIB
Kendati begitu, Wibi mengaku tak minat untuk maju di Pilgub Jakarta 2024. Pasalnya, Wibi mengaku baru mendapat kursi di DPRD Jakarta. "Kalau saya sih memang ga minat, baru dapat kursi pimpinan DPRD masa maju gubernur, nanti PAW dong," tuturnya.
Terlepas dari itu, Wibu mengatakan, ketiga nama itu telah disodorkan kepada Koordinator Pemenangan Pemilu Partai NasDem Prananda Surya Paloh. Namun, ia menyampaikan bahwa ketiga nama itu masih dikaji.
"Ini dalam proses digrooming, karena untuk maju di Pilkada Jakarta Nasdem sendiri enggak cukup kursinya, membutuhkan 22 kursi di DPRD DKI. Sementara partai kita hanya memiliki 11, jadi kita kurang 11 enggaa bisa nyalonin sendiri," tuturnya.
Bila partainya tak bisa mendapatkan mitra koalisi, kata Wibi, Nasdem tidak bisa mengusung kader sendiri. Untuk itu, ia menilai Nasdem harus berkoalisi.
"Pasti yang dicari adalah kader yang sesuai dengan kepentingan koalisi. Ketiga nama ini dibawakan, silakan mungkin nanti partai-partai yang ada di Jakarta ini melihat juga apakah tertarik dengan tiga nama yang diusulkan Partai Nasdem," ucap Wibi.
Terlepas dari itu, Wibu mengatakan, ketiga nama itu telah disodorkan kepada Koordinator Pemenangan Pemilu Partai NasDem Prananda Surya Paloh. Namun, ia menyampaikan bahwa ketiga nama itu masih dikaji.
"Ini dalam proses digrooming, karena untuk maju di Pilkada Jakarta Nasdem sendiri enggak cukup kursinya, membutuhkan 22 kursi di DPRD DKI. Sementara partai kita hanya memiliki 11, jadi kita kurang 11 enggaa bisa nyalonin sendiri," tuturnya.
Bila partainya tak bisa mendapatkan mitra koalisi, kata Wibi, Nasdem tidak bisa mengusung kader sendiri. Untuk itu, ia menilai Nasdem harus berkoalisi.
"Pasti yang dicari adalah kader yang sesuai dengan kepentingan koalisi. Ketiga nama ini dibawakan, silakan mungkin nanti partai-partai yang ada di Jakarta ini melihat juga apakah tertarik dengan tiga nama yang diusulkan Partai Nasdem," ucap Wibi.
Lihat Juga :