Kurangi Kepadatan Penumpang, Angkutan Umum Harus Ditambah

Jum'at, 21 Agustus 2020 - 09:52 WIB
Keberadaan JR Connexion dan Trans Jabodetabek harus ditambah di tengah keterbatasan daya angkut kereta rel listrik (KRL). Foto/SINDOnews
JAKARTA - Transportasi regional dan lokal di Bogor , Depok, Tangerang, dan Bekasi (Bodetabek) perlu segera dibenahi. Keberadaan JR Connexion dan Trans Jabodetabek harus ditambah di tengah keterbatasan daya angkut kereta rel listrik (KRL).

Pengamat Transportasi Djoko Setijowarno mendorong Badan Pengatur Transportasi Jabodetabek (BPTJ) mengalokasikan anggaran untuk membenahi transportasi lokal. Political will dan kepedulian kepala daerah di Bodetabek menjadi prasyarat utama. (Baca juga; DKI Perpanjang PSBB, Bioskop hingga Gym Tetap Dilarang Beroperasi )



“Operator angkutan umum harus menggunakan sistem penghitungan penumpang, terutama pada krl komuter dan pinggiran kota, untuk mengelola kapasitas,” ujarnya melalui keterangan tertulis yang diterima SINDOnews, Jumat (21/8/2020).

Djoko mengatakan, pandemi COVID-19 mengubah semua kebiasaan dan aturan di semua sendi kehidupan, termasuk angkutan umum. Untuk mencegah penularan virus Corona atau COVID-19, pengelola dan pengguna transportasi umum harus menerapkan protokol kesehatan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!