Mengungkap Strategi Kertanagara Raja Terbesar Singasari Menyatukan Nusantara
Jum'at, 14 Juni 2024 - 06:16 WIB
Berdasarkan kisah tertulis pada naskah-naskah kidung, Kertanagara yang mentasbihkan dirinya sebagai manusia terbebas dari segala dosa sering melaksanakan ritual agamanya dengan berpesta minuman keras.
"Satu-satunya bukti sejarah yang menunjukkan keberadaan Kertanagara dalam konteks penyatuan agama Siwa-Buddha adalah patung Jina Mahakshobhya (Buddha) yang terdapat di Taman Apsari, Surabaya," demikian dikutip dari buku "13 Raja Paling Berpengaruh Sepanjang Sejarah Kerajaan di Tanah Jawa".
Sebelumnya dipindahkan ke Surabaya oleh Residen Baron AM Th De Salis pada tahun 1817, patung yang dikenal dengan nama Jaka Dolog itu berada di situs Kandang Gajah.
Baca juga: Kisah 200 Kapal Perang Mongol Dikirim ke Singasari Usai Utusan Dipotong Telinganya oleh Raja Kertanegara
"Satu-satunya bukti sejarah yang menunjukkan keberadaan Kertanagara dalam konteks penyatuan agama Siwa-Buddha adalah patung Jina Mahakshobhya (Buddha) yang terdapat di Taman Apsari, Surabaya," demikian dikutip dari buku "13 Raja Paling Berpengaruh Sepanjang Sejarah Kerajaan di Tanah Jawa".
Sebelumnya dipindahkan ke Surabaya oleh Residen Baron AM Th De Salis pada tahun 1817, patung yang dikenal dengan nama Jaka Dolog itu berada di situs Kandang Gajah.
Baca juga: Kisah 200 Kapal Perang Mongol Dikirim ke Singasari Usai Utusan Dipotong Telinganya oleh Raja Kertanegara
Lihat Juga :