Gubernur Sulut Olly Dondokambey Beri Asuransi Bagi Petani dan Peternak
Kamis, 20 Agustus 2020 - 07:23 WIB
Ia menuturkan bahwa pada tahap awal ini baru tanaman jenis padi yang dicover dengan asuransi pertanian.
Berikutnya, tanaman jagung. Sementara premi asuransi saat ini diberikan bagi 3.000 hektar lahan pertanian padi di 10 kabupaten dan kota di Sulut.
Manajer Jasindo Sulut, Saut Tarida Hasiholan menerangkan bahwa bantuan premi ini ditalangi 80% oleh Kementerian Pertanian, 20% sisanya ditanggung Pemprov Sulut.
“Preminya perhektare lahan sebesar Rp 180 ribu untuk satu musim tanam. Jika gagal panen karena kekeringan, banjir, hama atau penyakit, maka akan diberikan ganti rugi,” kata Hasiholan.
Diketahui, untuk setiap hektare lahan yang mengalami gagal panen akan diganti melalui asuransi sebesar Rp6 juta. Sementara untuk Minsel, terdapat 95 hektare lahan milik 102 petani yang dicover asuransi pertanian.
Selain asuransi pertanian, pemerintah juga memberikan asuransi bagi 1.000 ekor sapi milik peternak di Sulut, Kementan menanggung 80% dan Pemprov Sulut sebesar 20%.
Berikutnya, tanaman jagung. Sementara premi asuransi saat ini diberikan bagi 3.000 hektar lahan pertanian padi di 10 kabupaten dan kota di Sulut.
Manajer Jasindo Sulut, Saut Tarida Hasiholan menerangkan bahwa bantuan premi ini ditalangi 80% oleh Kementerian Pertanian, 20% sisanya ditanggung Pemprov Sulut.
“Preminya perhektare lahan sebesar Rp 180 ribu untuk satu musim tanam. Jika gagal panen karena kekeringan, banjir, hama atau penyakit, maka akan diberikan ganti rugi,” kata Hasiholan.
Diketahui, untuk setiap hektare lahan yang mengalami gagal panen akan diganti melalui asuransi sebesar Rp6 juta. Sementara untuk Minsel, terdapat 95 hektare lahan milik 102 petani yang dicover asuransi pertanian.
Selain asuransi pertanian, pemerintah juga memberikan asuransi bagi 1.000 ekor sapi milik peternak di Sulut, Kementan menanggung 80% dan Pemprov Sulut sebesar 20%.
Lihat Juga :