Menag Tinjau Lahan Untuk Pembangunan Grand Mosque di Solo

Rabu, 19 Agustus 2020 - 15:36 WIB
Menteri Agama Fachrul Razi saat meninjau lahan di Kota Solo yang akan dipakai untuk pembangunan Grand Mosque, Rabu(19/8/2020). Foto: SINDOnews/Ary Wahyu Wibowo
SOLO - Menteri Agama (Menag) Fachrul Razi meninjau lahan di Kota Solo yang akan dipakai untuk pembangunan masjid yang akan dilakukan Pangeran Uni Emirat Arab (UEA) Sheik Mohammed bin Zayed Nahyan, Rabu(19/8/2020). Bentuk masjid rencana merupakan replika dari Masjid Sheikh Zayed Mosque yang megah di UEA.

“Tadi saya menerima sertifikat tanah dari BPN (Badan Pertanahan Nasional), lebih kurang 3 hektar. Akan dibangun Grand Mosque seperti di Uni Emirat Arab,” kata Fachrul Razi di sela sela peninjauan lahan di Kota Solo, Rabu (19/8/2020).



Tanah kini telah resmi menjadi aset Kementerian Agama (Kemenag). Dana dan pembangunan sepenuhnya ditangani UEA. Pemerintah Indonesia hanya menyiapkan lahannya saja. Masjid yang berada di kawasan Kelurahan Gilingan, Kecamatan Banjarsari, Solo ini harapannya dapat memperkuat toleransi.

Toleransi beragama yang bagus di kedua negara menjadi dasar kerjasama yang dilakukan. Selain itu, antara Pangeran UEA dan Presiden Joko Widodo (Jokowi) memiliki hubungan yang sangat baik. “Selain itu juga akan dibangun semacam Islamic Center yang betul betul bicara tentang Islam yang Rahmatan lil alamin,” tandasnya. Program kerjasama dengan UEA dalam bentuk pertukaran Imam, pondok pesantren, maupun madrasah.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!