Kerajaan Aru, Riwayat Negeri Perompak Penguasa Selat Malaka Abad 13 M

Selasa, 21 Mei 2024 - 06:16 WIB
Kerajaan Aru (Haru) merupakan kerajaan utama Sumatera yang eksis abad ke-13 hingga ke-16 M dikenal penguasa Selat Malaka. Foto/Istimewa
Kerajaan Majapahit menaklukkan wilayah Sumatera untuk memuluskan Gajah Mada, guna memenuhi Sumpah Palapa. Dari sekian banyak kerajaan di Sumatera saat itu, Kerajaan Aru menjadi satu kerajaan yang otomatis di bawah wilayah kekuasaan Majapahit.

Kerajaan Aru (Haru) merupakan kerajaan utama Sumatera yang eksis abad ke-13 hingga ke-16 M. Kerajaan ini berada di pantai timur Sumatera Utara, Indonesia. Pelaut Portugis Tome Pires menggambarkan penguasa negeri Aru sebagai raja paling besar di seluruh Sumatera.



Ia memiliki banyak penduduk danlanchara(kapal). Ia juga menguasai banyak aliran sungai di wilayahnya. Sang raja menguasai barang-barang rampasan hasil penyerbuan. Rakyat dan aparat kerajaan pergi melaut untuk merompak.

Baca Juga: Asal Usul Ibu Kota Kerajaan Majapahit dari Hutan Tarik ke Trowulan

Mereka membagi hasil jarahannya dengan raja. Aru bermusuhan dengan tetangganya, Malaka. Negeri lain pun memandang Aru dengan buruk. Pada masa kejayaannya, Aru mempunyai kekuatan maritim yang tangguh, dan mampu mengendalikan bagian utara Selat Malaka.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!