198 Kuda Adu Cepat di Gelanggang Sultan Agung Bantul
Senin, 29 April 2024 - 15:30 WIB
Menurutnya, antusiasme masyarakat cukup tinggi dalam menyambut kegiatan ini. Hal ini terlihat dari jumlah tiket yang ludes sejak pagi hari. Masyarakat berbondong-bondong menyaksikan lomba adu cepat kuda-kuda terbaik yang ikut berkompetisi.
"Kami tidak menyangka antusiasme masyarakat begitu besar. Target kami itu 25 ribu penonton, tetapi ternyata yang datang lebih, sehingga kami harus menolak karena memang tiket yang kita sediakan terbatas. Kemudian, untuk jumlah pendaftar itu ada sekitar 400-an, kemudian kita saring lagi menjadi 200, lalu kita lakukan inspeksi lagi sehingga yang tercatat bisa mengikuti lomba ada 198 kuda," imbuhnya.
Sementara, Ketua Umum Pengda Pordasi DIY Harsoyo mengatakan, turut mengapresiasi terselenggaranya kegiatan ini. Ia mengaku bangga karena gelanggang Sultan Agung kembali terpilih sebagai tempat untuk yang kedua kalinya.
Baca juga: Preman Pasar Ukaz yang Jago Gulat dan Pacuan Kuda Itu Bernama Umar
"Kami merasa bangga karena Jogja sudah dua kali ini terpilih untuk diselenggarakan Kejurnas ini. Artinya, Jogja dianggap layak dan memang dari pengalaman-pengalaman sebelumnya, gelanggang Sultan Agung ini banyak mendapatkan pujian dari peserta. Oleh karena itu, kami betul-betul mempersiapkan dengan baik dari segi sarana dan prasana," tuturnya.
"Kami tidak menyangka antusiasme masyarakat begitu besar. Target kami itu 25 ribu penonton, tetapi ternyata yang datang lebih, sehingga kami harus menolak karena memang tiket yang kita sediakan terbatas. Kemudian, untuk jumlah pendaftar itu ada sekitar 400-an, kemudian kita saring lagi menjadi 200, lalu kita lakukan inspeksi lagi sehingga yang tercatat bisa mengikuti lomba ada 198 kuda," imbuhnya.
Sementara, Ketua Umum Pengda Pordasi DIY Harsoyo mengatakan, turut mengapresiasi terselenggaranya kegiatan ini. Ia mengaku bangga karena gelanggang Sultan Agung kembali terpilih sebagai tempat untuk yang kedua kalinya.
Baca juga: Preman Pasar Ukaz yang Jago Gulat dan Pacuan Kuda Itu Bernama Umar
"Kami merasa bangga karena Jogja sudah dua kali ini terpilih untuk diselenggarakan Kejurnas ini. Artinya, Jogja dianggap layak dan memang dari pengalaman-pengalaman sebelumnya, gelanggang Sultan Agung ini banyak mendapatkan pujian dari peserta. Oleh karena itu, kami betul-betul mempersiapkan dengan baik dari segi sarana dan prasana," tuturnya.
Lihat Juga :