Disgulkarmat DKI Catat 144 Kasus Kebakaran selama Ramadan, Jaktim Tertinggi
Jum'at, 19 April 2024 - 19:53 WIB
Menurut Satriadi, terjadi penurunan frekuensi kebakaran di wilayah DKI Jakarta karena sosialisasi cegah kebakaran yang dilakukan secara masif pada bulan Ramadan.
“Untuk itu saya mengapresiasi seluruh Satuan Tugas (Satgas) Gulkarmat Kelurahan dan Kepala Sektor Gulkarmat Kecamatan yang giat melakukan sosialisasi," ujarnya.
Baca juga: 7 Orang Meninggal Akibat Kebakaran karena Kompresor Meledak di Mampang Jaksel
Satriadi mengatakan bentuk sosialisasi yang gencar dilakukan Dinas Gulkarmat DKI Jakarta untuk menekan frekuensi kebakaran, seperti kegiatan stikerisasi cegah kebakaran, woro-woro imbauan bahaya kebakaran, edukasi cegah kebakaran di lingkungan rumah tinggal, serta publikasi konten iklan layanan masyarakat 'Cegah Kebakaran di Bulan Ramadan'.
Kemudian, sosialisasi yang giat dilakukan kepada masyarakat ini, menandakan adanya perubahan yang telah dilakukan oleh Dinas Gulkarmat Provinsi DKI Jakarta. “Kini pemadam kebakaran tidak hanya menunggu kebakaran datang, tapi melakukan upaya preventif untuk mencegah kebakaran,” tuturnya.
“Untuk itu saya mengapresiasi seluruh Satuan Tugas (Satgas) Gulkarmat Kelurahan dan Kepala Sektor Gulkarmat Kecamatan yang giat melakukan sosialisasi," ujarnya.
Baca juga: 7 Orang Meninggal Akibat Kebakaran karena Kompresor Meledak di Mampang Jaksel
Satriadi mengatakan bentuk sosialisasi yang gencar dilakukan Dinas Gulkarmat DKI Jakarta untuk menekan frekuensi kebakaran, seperti kegiatan stikerisasi cegah kebakaran, woro-woro imbauan bahaya kebakaran, edukasi cegah kebakaran di lingkungan rumah tinggal, serta publikasi konten iklan layanan masyarakat 'Cegah Kebakaran di Bulan Ramadan'.
Kemudian, sosialisasi yang giat dilakukan kepada masyarakat ini, menandakan adanya perubahan yang telah dilakukan oleh Dinas Gulkarmat Provinsi DKI Jakarta. “Kini pemadam kebakaran tidak hanya menunggu kebakaran datang, tapi melakukan upaya preventif untuk mencegah kebakaran,” tuturnya.
Lihat Juga :