Status Gunung Ruang Sulut Naik ke Level Waspada, Ini Penyebabnya
Selasa, 16 April 2024 - 16:23 WIB
"Gempa terasa tercatat 2 kali dengan skala I MMI. Jumlah kegempaan terutama gempa vulkanik Dalam terjadi periode 1-15 April terjadi kenaikan yang signifikan dibandingkan bulan Maret 2024," jelas PVMBG.
Selain itu, PVMBG mencatat aktivitas vulkanik Gunung Ruang hingga periode 15 April 2024 masih didominasi oleh gempa tektonik jauh.
Baca juga: 4 Jam Terjadi 50 Kali Gempa, Gunung Ruang di Sitaro Naik Status Level II Waspada
Namun pasca gempa tektonik dan terasa di area Gunung Ruang tercatat kenaikan jumlah Gempa Vulkanik Dalam, yaitu 10 April 2024 (terjadi 4 kali), 11 April 2024 (5 kali), 12 April 2024 (6 kali), 13 April 2024(17 kali), 14 April 2024 (23 kali) dan 15 April 2024 (146 kali).
Pada umumnya, kegempaan vulkanik di Gunung Ruang cenderung rendah, lebih didominasi oleh gempa tektonik.
Diperkirakan kegempaan vulkanik ini merupakan pengaruh dari Subduksi Sulawesi Utara dan Subduksi Ganda di Laut Maluku.
Namun aktivitas vulkanik Gunung Ruang sampai pada periode 1-15 April 2024 selain didominasi oleh Tektonik Jauh, terjadi eskalasi pemunculan Gempa Vulkanik Dalam (VTA) pasca Gempa Tektonik 9 April 2024 dan 14 April 2024.
Selain itu, PVMBG mencatat aktivitas vulkanik Gunung Ruang hingga periode 15 April 2024 masih didominasi oleh gempa tektonik jauh.
Baca juga: 4 Jam Terjadi 50 Kali Gempa, Gunung Ruang di Sitaro Naik Status Level II Waspada
Namun pasca gempa tektonik dan terasa di area Gunung Ruang tercatat kenaikan jumlah Gempa Vulkanik Dalam, yaitu 10 April 2024 (terjadi 4 kali), 11 April 2024 (5 kali), 12 April 2024 (6 kali), 13 April 2024(17 kali), 14 April 2024 (23 kali) dan 15 April 2024 (146 kali).
Pada umumnya, kegempaan vulkanik di Gunung Ruang cenderung rendah, lebih didominasi oleh gempa tektonik.
Diperkirakan kegempaan vulkanik ini merupakan pengaruh dari Subduksi Sulawesi Utara dan Subduksi Ganda di Laut Maluku.
Namun aktivitas vulkanik Gunung Ruang sampai pada periode 1-15 April 2024 selain didominasi oleh Tektonik Jauh, terjadi eskalasi pemunculan Gempa Vulkanik Dalam (VTA) pasca Gempa Tektonik 9 April 2024 dan 14 April 2024.
Lihat Juga :