Daerah Ini Tanpa Puskemas, Jalan Buruk, Penerangan Minim
Jum'at, 01 Mei 2020 - 08:05 WIB
Dia menjelaskan, jika Puskemas didirikan di Desa Getas maka bisa diakses oleh warga desa-desa di sekitarnya. Sebab, jarak ke Desa Getas lebih dekat daripada menuju Menden maupun Randublatung untuk mendapatkan layanan kesehatan.
“Kami usulkan agar disini bisa dibangun Puskesmas. Selain untuk Desa Getas, juga bisa melayani Desa Nglebak, Megeri, Tlogotuwung, Bodeh, dan dukuhan lainnya yang jaraknya lebih dekat ke sini ketimbang ke Puskesmas Menden ataupun Randublatung,” beber dia.
“Yang cocok di dekat perempatan sini, bisa pinjam lahan Perhutani atau seperti apa prosedurnya, kami mohon agar ini bisa diupayakan," usulnya kepada Wakil Bupati Blora Arief Rohman, yang berkunjung pos pantau terpadu di perbatasan Jateng-Jatim tersebut.
Mendengar keluhan tersebut, Arief Rohman langsung merespons dengan menghubungi Perhutani KPH Ngawi yang memiliki lahan di areal Desa Getas, melalui sambungan telepon. Dalam pembicaraan itu, diusulkan tentang pembangunan Puskesmas bagi masyarakat.
"Sudah saya hubungi Perhutani KPH Ngawi, mekanismenya nanti kita susun bersama. Bisa pinjam pakai lahan Perhutani. Kebutuhan luas lahannya berapa tolong dihitung disertai pengajuan dari desa dan masyarakat, kita akan kawal,” ujar Arief.
“Kami usulkan agar disini bisa dibangun Puskesmas. Selain untuk Desa Getas, juga bisa melayani Desa Nglebak, Megeri, Tlogotuwung, Bodeh, dan dukuhan lainnya yang jaraknya lebih dekat ke sini ketimbang ke Puskesmas Menden ataupun Randublatung,” beber dia.
“Yang cocok di dekat perempatan sini, bisa pinjam lahan Perhutani atau seperti apa prosedurnya, kami mohon agar ini bisa diupayakan," usulnya kepada Wakil Bupati Blora Arief Rohman, yang berkunjung pos pantau terpadu di perbatasan Jateng-Jatim tersebut.
Mendengar keluhan tersebut, Arief Rohman langsung merespons dengan menghubungi Perhutani KPH Ngawi yang memiliki lahan di areal Desa Getas, melalui sambungan telepon. Dalam pembicaraan itu, diusulkan tentang pembangunan Puskesmas bagi masyarakat.
"Sudah saya hubungi Perhutani KPH Ngawi, mekanismenya nanti kita susun bersama. Bisa pinjam pakai lahan Perhutani. Kebutuhan luas lahannya berapa tolong dihitung disertai pengajuan dari desa dan masyarakat, kita akan kawal,” ujar Arief.
Lihat Juga :