Forkopimda Kota Bogor Tinjau Pasar, Pastikan Harga Komoditas Stabil

Selasa, 12 Maret 2024 - 21:17 WIB
Bima menyampaikan Pemkot Bogor telah menyiapkan skenario pelaksanaan operasi pasar. "Yang kita khawatirkan kan cabai, beras, bawang dan sebagainya yang dibutuhkan saat puasa dan lain-lain, tapi stoknya lancar. Kalau ada kenaikan harga, nanti kita cek penyebabnya kenapa. Kalau karena stoknya berkurang ya pasti kita lakukan operasi pasar," jelasnya.

Di lokasi yang sama, Atang menambahkan selama Ramadan sampai Lebaran, dia meminta Tim Pengendali Iflasi Daerah (TPID) yang dinakhodai Sekda Kota Bogor Syarifah Sofiah terus mengecek komoditas pangan di seluruh pasar Kota Bogor. Komoditas seperti beras harus menjadi perhatian utama. Jika

terjadi tren kenaikan harga komoditas pangan, Atang meminta TPID langsung berkoordinasi dengan memastikan rantai pasok lancar. "Yang terpenting dari TPID memantau harga. Jika ada tren dalam satu minggu ada kenaikan, tentu harus segera komunikasi dengan pihak terkait. Komunikasi dengan supplier maupun distributor. Khusus untuk beras, segera komunikasi dengan Bulog," ujarnya.

Terkait dengan kebutuhan pemenuhan stok beras, Atang menyarankan Pemkot Bogor bersama Bulog menyiapkan skenario penggunaan Cadangan Beras Pemerintah (CBP). "Ada gudang Bulog di Dramaga. Kabulog juga orang Bogor. Jika harga terus naik, maka bisa komunikasi dengan Bulog untuk bisa salurkan cadangan beras pemerintah (CBP) ke pasar," ungkapnya.

Sekda Kota Bogor Syarifah Sofiah memastikan TPID akan terus melakukan monitoring terhadap kenaikan harga komoditas pangan. Bahkan dia memastikan akan langsung membuka jalur komunikasi dengan para distributor jika ditemukan adanya kelangkaan terhadap beberapa komoditas pangan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!