Peringatan Dini! Hujan Lebat Berpotensi Landa Jabodetabek hingga Sepekan ke Depan
Jum'at, 08 Maret 2024 - 09:00 WIB
Selain itu, peningkatan kecepatan angin dari utara Indonesia hingga melintasi equator melalui Selat Karimata yang mengindikasikan aktivitas Cross Equatorial Northerly Surge (CENS).
"Potensi pembentukan pusat tekanan rendah di Samudra Hindia Barat Daya - selatan Jawa dan Australia bagian utara yang dapat memicu terbentuknya pola pumpunan dan perlambatan angin di Indonesia bagian selatan," ujar Guswanto.
Ia memastikan BMKG akan terus memantau kondisi cuaca dan perubahannya berdasarkan data dan analisas terkini selama sepekan ke depan.
"Masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan melakukan langkah-langkah antisipatif terhadap peningkatan curah hujan yang berpotensi terjadi dalam seminggu ke depan dengan terus memperbarui informasi prakiraan dan peringatan dini cuaca dari BMKG," katanya.
"Potensi pembentukan pusat tekanan rendah di Samudra Hindia Barat Daya - selatan Jawa dan Australia bagian utara yang dapat memicu terbentuknya pola pumpunan dan perlambatan angin di Indonesia bagian selatan," ujar Guswanto.
Ia memastikan BMKG akan terus memantau kondisi cuaca dan perubahannya berdasarkan data dan analisas terkini selama sepekan ke depan.
"Masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan melakukan langkah-langkah antisipatif terhadap peningkatan curah hujan yang berpotensi terjadi dalam seminggu ke depan dengan terus memperbarui informasi prakiraan dan peringatan dini cuaca dari BMKG," katanya.
(abd)
Lihat Juga :