Perumda Dharma Jaya Pastikan Stok Daging Aman saat Ramadan
Kamis, 07 Maret 2024 - 08:19 WIB
Selain stok daging yang dimiliki Dharma Jaya, pihaknya berupaya memenuhi kebutuhan daging bagi warga Jakarta dengan menyiapkan sisa impor yang berasal dari tahun 2023.
“Masih ada izin daging impor dari stok Natal dan Tahun Baru. Jadi izin stok untuk kebutuhan Nataru, tetapi masih tersisa yang dapat digunakan untuk kebutuhan di bulan Ramadan,” ucapnya.
Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono telah mengarahkan Perumda Dharma Jaya untuk meningkatkan stok daging hingga tiga kali lipat saat Ramadan hingga Lebaran. Karena, permintaan daging pasti mengalami lonjakan sekitar 20-25 persen.
Untuk itu, pihaknya sudah meningkatkan stok hingga 1.000 ton. Bahkan, stok daging untuk penerima Kartu Jakarta Pintar (KJP) sebesar 400-500 ton bisa digunakan bila diperlukan operasi pasar.
“Kalaupun ada kenaikan harga, paling sedikit antara 5-10 persen. Mudah-mudahan dengan jaminan ketersediaan daging aman, masyarakat tidak membeli secara berlebihan,” kata Raditya.
“Masih ada izin daging impor dari stok Natal dan Tahun Baru. Jadi izin stok untuk kebutuhan Nataru, tetapi masih tersisa yang dapat digunakan untuk kebutuhan di bulan Ramadan,” ucapnya.
Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono telah mengarahkan Perumda Dharma Jaya untuk meningkatkan stok daging hingga tiga kali lipat saat Ramadan hingga Lebaran. Karena, permintaan daging pasti mengalami lonjakan sekitar 20-25 persen.
Untuk itu, pihaknya sudah meningkatkan stok hingga 1.000 ton. Bahkan, stok daging untuk penerima Kartu Jakarta Pintar (KJP) sebesar 400-500 ton bisa digunakan bila diperlukan operasi pasar.
“Kalaupun ada kenaikan harga, paling sedikit antara 5-10 persen. Mudah-mudahan dengan jaminan ketersediaan daging aman, masyarakat tidak membeli secara berlebihan,” kata Raditya.
Lihat Juga :