Bakal Ada Demo di DPR, Rekayasa Lalu Lintas Bersifat Situasional

Jum'at, 01 Maret 2024 - 11:02 WIB
Susatyo menyebut akan menyiagakan ribuan personel gabungan untuk pengamanan aksi demonstrasi tersebut. “Polri terjunkan 2.590 personel gabungan. Dalam rangka pengamanan aksi elemen masyarakat di depan Gedung DPR/MPR RI, kami melibatkan sejumlah 2.590 personel gabungan dari Polda Metro Jaya, Polres Metro Jakarta Pusat, TNI, Pemda DKI, dan instansi terkait," ujarnya.

Dia melanjutkan, personel nantinya akan ditempatkan di sejumlah titik di sekitar DPR/MPR RI. “Untuk aksi unjuk rasa hari ini, hal tersebut sudah kami antisipasi dengan menyiapkan sejumlah personel untuk melakukan pengamanan dan mencegah massa aksi masuk ke dalam kawasan DPR/MPR RI,” tuturnya.

Dia menegaskan kepada seluruh personel yang terlibat pengamanan untuk selalu bertindak persuasif, tidak terprovokasi, mengedepankan negoisasi, pelayanan serta humanis. Dia pun mengimbau massa aksi tidak melakukan provokasi agar demo berjalan damai.

"Kami mengimbau kepada para korlap dan orator untuk melakukan orasi dengan santun dan tidak memprovokasi massa. Lakukan aksi unjuk rasa dengan damai, tidak memaksakan kehendak, tidak anarkis, dan tidak merusak fasilitas umum,” imbuhnya.

Dia juga mengajak menghormati dan menghargai pengguna jalan yang lain yang akan melintas di depan DPR/MPR RI. “Dengan persiapan dan kesiapan pengamanan yang sudah kami lakukan, kami mengimbau kepada semua pihak untuk selalu menjaga keamanan dan ketertiban, sehingga kegiatan aksi unjuk rasa nanti dapat berjalan dengan aman, tertib, dan kondusif," pungkasnya.
(rca)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!