Status Gunung Ile Lewotolok Naik Level Siaga, Warga Lembata Waspada!

Selasa, 27 Februari 2024 - 13:38 WIB
”Energi seismik dihitung dengan metode perata rataan nilai amplitudo atau disebut realtimme seismic amplitude measurements (RSAM) yang menunjukkan fluktuasi energi dengan kecenderungan energi meningkat dalam periode ini,” kata Hendra, Selasa (27/2/2024).

Berdasarkan pengamatan visual pada periode 16-26 Februari 2024 cenderung menunjukkan peningkatan aktivitas.Dimana tinggi kolom erupsi dan asap meningkat, bila dibandingkan periode sebelumnya.

Lalu, adanya kemunculan aliran lava baru pada 15 Februari ke arah selatan dan menuju tenggara.Kemudian pada tanggal 23 Februari aliran lava sudah mencapai jarak 1 kilometer ke arah tenggara dan 600 meter ke arah selatan.

Baca Juga: Gunung Api Ile Lewotolok Meletus, Semburkan Abu Vulkanik Berbahaya

Pantauan menunjukkan jarak aliran ke arah tenggara telah mencapai sekitar dua kilometer.Laju aliran lava yang cukup cepat, khususnya ke arah tenggara juga disebabkan morfologi lereng tenggara yang lebih curam.

Sampai saat ini erupsi atau letusan eksplosif masih tetap berlangsung dengan jangkauan lontaran lava pijar dominan masih di sekitar area kawah, namun dapat juga menjangkau sejauh sekitar 500 meter keluar dan kawah.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!