Menyayat Hati, Balita di Surabaya Tewas Dianiaya Pacar Ibunya hingga Tulang Tengkorak Patah
Jum'at, 16 Februari 2024 - 18:17 WIB
Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Hendro Sukmono menjelaskan, tersangka Riski mengaku tegas menganiaya anak pacar selingkuhannya hingga tewas hanya gara-gara sering menangis.
"Bentuk kekerasannya mulai leher korban dicekik, hingga kepala dibenturkan ke lantai. Korban tewas setelah mengalami patah tulang tengkorak bagian belakang, pendaharan pada otak besar-kecil, batang, serta otot dinding perut. Selain itu ada pembekuan darah di jantung," katanya, Jumat (16/2/2024).
Baca juga: Balita Ini Meninggal Dianiaya, Selingkuhan Ibunya Jadi Tersangka
Petugas saat menangkap tersangka berhasil menyita sejumlah barang bukti. Di antaranya seprei dan baju korban.
"Atas perbuatannya, tersangka terancam Pasal 338 KUHP atau Pasal 340 KUHO dengan ancaman pidana 20 tahun penjara atau seumur hidup," tegasnya.
"Bentuk kekerasannya mulai leher korban dicekik, hingga kepala dibenturkan ke lantai. Korban tewas setelah mengalami patah tulang tengkorak bagian belakang, pendaharan pada otak besar-kecil, batang, serta otot dinding perut. Selain itu ada pembekuan darah di jantung," katanya, Jumat (16/2/2024).
Baca juga: Balita Ini Meninggal Dianiaya, Selingkuhan Ibunya Jadi Tersangka
Petugas saat menangkap tersangka berhasil menyita sejumlah barang bukti. Di antaranya seprei dan baju korban.
"Atas perbuatannya, tersangka terancam Pasal 338 KUHP atau Pasal 340 KUHO dengan ancaman pidana 20 tahun penjara atau seumur hidup," tegasnya.
(shf)