Program Gaji Guru Ngaji yang Diusung Ganjar-Mahfud Mampu Kuatkan Demokrasi
Jum'at, 26 Januari 2024 - 21:34 WIB
"Paling insentif diberikan hanya Rp100.000 dan di tingkat pemerintah daerah sudah ada tapi belum merata. Ganjar-Mahfuf memberikan insentif untuk guru ngaji, marbot, dan pengurus DKM itu saya kira merupakan lompatan yang berani untuk menguatkan demokrasi. Mudah-mudahan ada kelanjutannya lagi dan saya yakin ini sangat penting," katanya.
Didin menyebut alasan memberikan insentif untuk guru ngaji karena kebanyakan dari mereka yang mengajar ngaji sambil bekerja. Dengan beban ganda yang dilakukan guru ngaji ini penghasilannya masih sangat rendah.
"Ini jadi pekerjaan rumah bersama, siapa pun presidennnya, tapi saya bersyukur ini diusung capres yang saya dukung juga, Alhamdulillah," ucapnya.
Baca juga: TPN Lihat Peluang Ganjar-Mahfud Menang Pilpres 2024 Semakin Besar
Didin menegaskan kesejahteraan guru ngaji harus diperhatikan. Karena itu, ia berharap Ganjar-Mahfud bisa menjalankan program ini. "Saya berdoa sekali Ganjar-Mahfud terpilih jadi presiden. Saya mengajak kepada para caleg atau siapa pun untuk mendorong ini," katanya.
Didin menyebut alasan memberikan insentif untuk guru ngaji karena kebanyakan dari mereka yang mengajar ngaji sambil bekerja. Dengan beban ganda yang dilakukan guru ngaji ini penghasilannya masih sangat rendah.
"Ini jadi pekerjaan rumah bersama, siapa pun presidennnya, tapi saya bersyukur ini diusung capres yang saya dukung juga, Alhamdulillah," ucapnya.
Baca juga: TPN Lihat Peluang Ganjar-Mahfud Menang Pilpres 2024 Semakin Besar
Didin menegaskan kesejahteraan guru ngaji harus diperhatikan. Karena itu, ia berharap Ganjar-Mahfud bisa menjalankan program ini. "Saya berdoa sekali Ganjar-Mahfud terpilih jadi presiden. Saya mengajak kepada para caleg atau siapa pun untuk mendorong ini," katanya.
(abd)
Lihat Juga :