Polisi Ungkap Asal Peti Kemas usai Penemuan Mayat di Tanjung Priok: Sempat Transit Surabaya
Kamis, 18 Januari 2024 - 20:02 WIB
Karena itu, pihaknya bakal melakukan koordinasi dengan Polrestabes Surabaya. “Tindak lanjutnya kami lakukan koordinasi dengan Polda Jawa Timur, terutama Polrestabes Surabaya apabila ada informasi orang hilang di sana atau keluarga mencari. Kami sudah koordinasikan, sudah beritahu juga ciri fisik hasil temuan mayat kemarin,” katanya.
Polisi tak menemukan bekas penganiayaan sehingga diduga korban tewas akibat kehabisan oksigen. "Ditemukan adanya tanda kekurangan oksigen," ujar Ngurah.
Korban kehabisan oksigen karena terjebak di dalam peti kemas. "Mungkin (kehabisan oksigen) di kontainer itu. Saat di kontainer mungkin masih hidup, kalau seperti itu. Jadi ketika di dalam kontainer tidak ada udara, ya sudah," katanya.
Kendati demikian, pihaknya tetap menunggu hasil autopsi guna memastikan penyebab kematian korban. "Intinya untuk merangkum semua itu harus dibedah mayatnya, dilihat jaringan paru-parunya, barulah kesimpulan keluar. Ini baru awal," ujar Ngurah.
Polisi tak menemukan bekas penganiayaan sehingga diduga korban tewas akibat kehabisan oksigen. "Ditemukan adanya tanda kekurangan oksigen," ujar Ngurah.
Korban kehabisan oksigen karena terjebak di dalam peti kemas. "Mungkin (kehabisan oksigen) di kontainer itu. Saat di kontainer mungkin masih hidup, kalau seperti itu. Jadi ketika di dalam kontainer tidak ada udara, ya sudah," katanya.
Kendati demikian, pihaknya tetap menunggu hasil autopsi guna memastikan penyebab kematian korban. "Intinya untuk merangkum semua itu harus dibedah mayatnya, dilihat jaringan paru-parunya, barulah kesimpulan keluar. Ini baru awal," ujar Ngurah.
(jon)
Lihat Juga :