Pemprov DKI Klaim Ganjil Genap Berhasil Turunkan Kemacetan
Selasa, 11 Agustus 2020 - 12:01 WIB
Pemprov DKI Jakarta mengklaim terjadinya penurunan volume kemacetan pasca-berlakunya sistem ganjil genap.Foto/SINDOnews/Ilustrasi.dok
JAKARTA - Pemprov DKI Jakarta mengklaim terjadinya penurunan volume kemacetan pasca-berlakunya sistem ganjil genap . Kecepatan lalu lintas kendaraan meningkat hingga 16%.
Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Syafrin Liputo mengatakan, sistem pengendalian lalu lintas dengan ganjil genap yang berlaku di 25 ruas jalan Ibu Kota sejak 3 Agustus lalu telah menurunkan volume kendaraan. Menurutnya, volume lalu lintas mengalami penurunan antara 2,47-4,63%.
"Kecepatan lalu lintas meningkat drastis dari 1,36-16,36%," kata Syafrin kepada wartawan, Selasa (11/8/2020). (Baca: Dalam 1 Hari, 1.062 Pelanggar Ganjil Genap Jakarta Ditilang)
Selain itu, lanjut Syafrin, pengguna angkutan umum Transjakarta, MRTJ, LRTJ, KRL, Ka Bandara mengalami peningkatan antara 0,64-6,25%. Dia mengakui masih banyak warga belum sepenuhnya meninggalkan kendaraan pribadinya dan beralih ke angkutan umum pada masa pandemi Covid-19 ini terlebih pada masa sosialisasi di pekan pertama aturan ini diterapkan.
Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Syafrin Liputo mengatakan, sistem pengendalian lalu lintas dengan ganjil genap yang berlaku di 25 ruas jalan Ibu Kota sejak 3 Agustus lalu telah menurunkan volume kendaraan. Menurutnya, volume lalu lintas mengalami penurunan antara 2,47-4,63%.
"Kecepatan lalu lintas meningkat drastis dari 1,36-16,36%," kata Syafrin kepada wartawan, Selasa (11/8/2020). (Baca: Dalam 1 Hari, 1.062 Pelanggar Ganjil Genap Jakarta Ditilang)
Selain itu, lanjut Syafrin, pengguna angkutan umum Transjakarta, MRTJ, LRTJ, KRL, Ka Bandara mengalami peningkatan antara 0,64-6,25%. Dia mengakui masih banyak warga belum sepenuhnya meninggalkan kendaraan pribadinya dan beralih ke angkutan umum pada masa pandemi Covid-19 ini terlebih pada masa sosialisasi di pekan pertama aturan ini diterapkan.
Lihat Juga :