Ini Penyebab Harimau Sumatera Nurhaliza Mati di Medan Zoo

Selasa, 09 Januari 2024 - 09:07 WIB
”Diagnosa hasil medical check up saat itu pneumonia dan renal disease. Sebelum mengalami kematian, harimau ini terlihat lesu dan nafsu makannya turun dari satu bulan yang lalu, disertai nafas berat dan berbunyi, pergerakan lambat dan lemah serta nafas sesak dan sering muntah setelah makan,” kata Rudianto dalam keterangannya, Senin (8/1/2024).

BBKSDA Sumatera Utara telah melakukan pemantauan terhadap Lembaga Konservasi Medan Zoo sejak April 2023, dan didapatkan fakta bahwa pengelolaan satwa belum memenuhi standar pengelolaan Lembaga Konservasi.

Terutama terkait kesejahteraan hewan (animal welfare), fasilitas kandang dan tata kelola lingkungan. ”Hal ini terlihat dari kandang satwabuas yang kurang baik seperti kandang yang sudah mulai rusak dan lembab mengakibatkan penurunan kesehatan satwa,” tegasnya.

Baca Juga: 3 Harimau Sumatera Ditemukan Mati Kena Jerat di Aceh Timur

Menindaklanjuti hasil pemantauan April 2023 tersebut, BBKSDA Sumatera Utara telah memanggil manajemen Medan Zoo pada November 2023 untuk melaporkan perkembangan atas hasil monitoring tersebut.

Pada pertemuan tersebut disampaikan bahwa Manajemen Medan Zoo mengalami beberapa kendala dan kesulitan dalam operasional Medan Zoo, sehingga hal-hal yang menjadi rekomendasi Balai Besar KSDA Sumatera Utara belum mengalami kemajuan yang berarti.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!