Jakarta Bertambah 686 Kasus Positif COVID-19, Pakar Kesehatan Imbau Hati-hati Ambil Kebijakan

Minggu, 09 Agustus 2020 - 08:28 WIB
Pemprov DKI Jakarta diminta hati-hati mengambil kebijakan yang berkaitan dengan penanganan COVID-19. Foto/SINDOnews
JAKARTA - DKI Jakarta kembali mencatatkan rekor penambahan kasus konfirmasi positif virus Corona atau (COVID-19) tertinggi di Indonesia. Ada penambahan sebanyak 686 kasus positif COVID-19 pada Sabtu, 8 Agustus 2020.

Dewan Pakar Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI), Hermawan Saputra mewanti-wanti pemerintah, khususnya Provinsi DKI Jakarta agar hati-hati dalam mengambil kebijakan yang berkaitan dengan penanganan COVID-19.



"Pertama, Pemerintah DKI perlu hati-hati ambil kebijakan. Jangan hanya melihat dari sisi ekonomi, karena ini virus (Corona) sudah menjadi ancaman," katanya saat dikonfirmasi Okezone, Minggu (9/8/2020). (Baca juga; Lonjakan Covid-19 di Jakarta Mesti Cepat Dihentikan, Begini Caranya )

Menurut Hermawan, sudah saatnya Pemprov DKI Jakarta kembali menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Jika tidak, Hermawan memprediksi jumlah kasus COVID-19 di Jakarta akan terus mengalami lonjakan setiap harinya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!