Penampakan Keindahan Danau Ranu Gumbolo Tulungagung Berganti Rumput Gajah

Minggu, 10 Desember 2023 - 14:13 WIB
Imbas wabah Covid-19 yang berlangsung mulai akhir tahun 2019 membuat situasi berubah drastis. Seperti halnya wisata yang lain, ranu gumbolo sepi. Mulai tahun 2022, kata Trimanto wisatawan mulai berdatangan lagi.

Pengelolaan wisata ranu gumbolo yang sebelumnya dipegang Pokdarwis dengan Perhutani, telah beralih. Sejak awal tahun 2023, pengelolaan beralih ke tangan swasta. “Sebelum air danau mengering, kunjungan wisatawan juga masih ramai,” ungkapnya.

Menurut Trimanto, pengelola ranu gumbolo sepenuhnya dipegang pengusaha kondang Tulungagung, yakni di media sosial dikenal dengan nama Bu Dendy. Di tangan Bu Dendy, rencananya lokasi wisata ranu gumbolo akan berdiri café dan resto.

Bu Dendy juga akan membangun fasilitas glamping dan wahana air. Dari pantauan di lapangan, proses pembangunan sedang berjalan dan untuk bisa dinikmati wisatawan masih menunggu waktu cukup lama.

“Kalau rencana awal pada tahun baru 2024 ini sudah bisa dinikmati, namun melihat proses pembangunan yang berjalan saat ini sepertinya masih lama,” pungkasnya.

Seperti diketahui, untuk masuk ke ranu gumbolo Tulungagung wisatawan cukup membayar tiket Rp 6000 di hari biasa dan Rp 8000 di hari weekend. Sedangkan parkir kendaraan Rp 5000 untuk kendaraan roda empat dan Rp 2000 untuk sepeda motor.

Wisatawan di ranu gumbolo bisa menyewa kursi lipat untuk melihat pemandangan dengan harga Rp 5000 sekali sewa tanpa dibatasi waktu.
(ams)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!