22 Korban Erupsi Gunung Marapi Sudah Teridentifikasi, 1 Masih Dievakuasi
Rabu, 06 Desember 2023 - 15:16 WIB
Posko DVI Polda Sumatera Barat menyatakan 22 jenazah pendaki korban erupsi Gunung Marapi telah diidentifikasi. Sedangkan satu korban lainnya masih dievakuasi. Foto/Ist
PADANG - Posko DVI (Disaster Victim Identification) Polda Sumatera Barat menyatakan sebanyak 22 jenazah pendaki korban erupsi Gunung Marapi telah berhasil diidentifikasi. Sedangkan seorang korban lainnya masih dievakuasi oleh Tim SAR Gabungan.
Korban ke 23 ini masih dilakukan evakuasi dari puncak Gunung Marapi.
Baca juga: Update Identitas Lengkap 16 Jenazah Pendaki Korban Letusan Gunung Marapi
"Sedangkan untuk 22 korban sudah dilakukan penyerahan kepada pihak keluarga korban," kata , hal itu dikatakan oleh Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol Dwi Sulistyawan, Rabu (6/12/2023).
Dwi menjelaskan bahwa dari 75 total korban yang diketahui mendaki Gunung Marapi pada Minggu tanggal 3 Desember 2023, maka 52 di antaranya selamat, dan 23 korban meninggal dunia.
"Dari 23 korban itu, 22 diidentifikasi dan satu korban telah ditemukan dan sedang dilakukan evakuasi turun ke bawah (Gunung Marapi)," ungkapnya.
Dari daftar nama 23 korban tersebut diduga yang masih dievakuasi adalah Siska Afrina (22) mahasiswi Pendidikan Luar Sekolah, Universitas Negeri Padang, asal Kabupaten Solok Selatan.
Baca juga: 11 Pendaki Ditemukan Tewas di Puncak Gunung Marapi yang Meletus
Kabid Humas Polda Sumbar menambahkan, pihaknya juga menyampaikan duka yang sangat mendalam dan mengucapkan bela sungkawa kepada korban beserta keluarganya atas musibah yang terjadi ini.
Korban ke 23 ini masih dilakukan evakuasi dari puncak Gunung Marapi.
Baca juga: Update Identitas Lengkap 16 Jenazah Pendaki Korban Letusan Gunung Marapi
"Sedangkan untuk 22 korban sudah dilakukan penyerahan kepada pihak keluarga korban," kata , hal itu dikatakan oleh Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol Dwi Sulistyawan, Rabu (6/12/2023).
Dwi menjelaskan bahwa dari 75 total korban yang diketahui mendaki Gunung Marapi pada Minggu tanggal 3 Desember 2023, maka 52 di antaranya selamat, dan 23 korban meninggal dunia.
"Dari 23 korban itu, 22 diidentifikasi dan satu korban telah ditemukan dan sedang dilakukan evakuasi turun ke bawah (Gunung Marapi)," ungkapnya.
Dari daftar nama 23 korban tersebut diduga yang masih dievakuasi adalah Siska Afrina (22) mahasiswi Pendidikan Luar Sekolah, Universitas Negeri Padang, asal Kabupaten Solok Selatan.
Baca juga: 11 Pendaki Ditemukan Tewas di Puncak Gunung Marapi yang Meletus
Kabid Humas Polda Sumbar menambahkan, pihaknya juga menyampaikan duka yang sangat mendalam dan mengucapkan bela sungkawa kepada korban beserta keluarganya atas musibah yang terjadi ini.
Lihat Juga :