2.841 TPS di Jakarta Rawan Banjir saat Hari Pencoblosan Pemilu 2024
Rabu, 06 Desember 2023 - 07:10 WIB
Sekitar 2.841 tempat pemungutan suara (TPS) di Jakarta yang rawan banjir saat pelaksanaan Pemilu 2024. Foto: Ilustrasi/Antara
JAKARTA - Sekitar 2.841 tempat pemungutan suara (TPS) di Jakarta yang rawan banjir saat pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) 2024. Data tersebut berdasarkan hasil pemetaan yang dilakukan terhadap seluruh TPS di Jakarta yang berjumlah 30.766 TPS.
"Dari total 30.766 TPS, telah dipetakan sebanyak 2.841 TPS yang masuk ke dalam lokasi rawan banjir," ujar Kepala Divisi Teknis Penyelenggaraan Pemilu Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Dody Wijaya, Selasa 5 Desember 2023.
Dody mengatakan, KPU sedang berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta untuk menganalisa TPS rawan banjir tersebut.
"Namun kami memerlukan analisis bersama BPBD DKI terkait titik-titik ini, untuk selanjutnya dilakukan mitigasi bersama khususnya dalam tahapan pemungutan dan penghitungan suara," jelasnya.
Baca Juga: Puncak Hujan Diprediksi Februari saat Pemilu, Heru Budi Optimistis Jakarta Tidak Banjir
Selain membahas pemetaan titik-titik TPS rawan banjir, pihaknya juga membahas strategi dan skenario darurat dalam tahapan pemungutan dan penghitungan suara, hingga penyiapan sarana dan prasarana penanggulangan bencana yang dapat mendukung penyelenggaraan pemilu.
"Dari total 30.766 TPS, telah dipetakan sebanyak 2.841 TPS yang masuk ke dalam lokasi rawan banjir," ujar Kepala Divisi Teknis Penyelenggaraan Pemilu Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Dody Wijaya, Selasa 5 Desember 2023.
Dody mengatakan, KPU sedang berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta untuk menganalisa TPS rawan banjir tersebut.
"Namun kami memerlukan analisis bersama BPBD DKI terkait titik-titik ini, untuk selanjutnya dilakukan mitigasi bersama khususnya dalam tahapan pemungutan dan penghitungan suara," jelasnya.
Baca Juga: Puncak Hujan Diprediksi Februari saat Pemilu, Heru Budi Optimistis Jakarta Tidak Banjir
Selain membahas pemetaan titik-titik TPS rawan banjir, pihaknya juga membahas strategi dan skenario darurat dalam tahapan pemungutan dan penghitungan suara, hingga penyiapan sarana dan prasarana penanggulangan bencana yang dapat mendukung penyelenggaraan pemilu.
Lihat Juga :