11 Orang Hilang Akibat Banjir Bandang Humbang Hasundutan, Butuh Anjing Pelacak untuk Pencarian
Minggu, 03 Desember 2023 - 14:33 WIB
Tim Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) yang terdiri dari Kedeputian Logistik Peralatan, Kedeputian Penanganan Darurat, dan Tenaga Ahli BNPB tiba di lapangan untuk memberikan pendampingan penanganan darurat bencana banjir bandang dan tanah longsor, Minggu (3/12/20323).
Adapun pendampingan sesuai arahan Kepala BNPB, Letjen TNI Suharyanto, meliputi menetapkan status tanggap darurat bencana, sehingga seluruh pemangku kebijakan maupun dunia usaha dapat segera memberikan dukungan sesuai kebutuhan.
Kedua adalah, untuk aktivasi posko darurat, sebagai pusat komando seluruh upaya penanganan darurat, mulai dari operasi pencarian dan pertolongan, penyelamatan warga terdampak, penanganan pengungsi, logistik dan peralatan, komunikasi publik, kesehatan dan sebagainya.
Adapun yang ketiga adalah, pembuatan skema per sektor guna memudahkan upaya pencarian dan pertolongan. Di samping itu, dengan mempertimbangkan kondisi jenazah korban longsor, maka periode pencarian agar dimaksimalkan selama tujuh hari.
Dalam siaran pers tertulis, Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari mengatakan, BNPB juga akan memberikan dukungan dalam bentuk Dana Siap Pakai (DSP) berikut logistik dan peralatan.
Adapun rincian jenis peralatan yang akan diserahkan meliputi tenda pengungsi, tenda keluarga, sembako, selimut, matras, velbed, lampu penerangan, genset listrik, mesin pompa air beserta selangnya. "Seluruh dukungan itu akan diserahkan secara langsung oleh Kepala BNPB, yang rencananya akan dilaksanakan Senin (4/12/2023)," ujarnya.
Adapun pendampingan sesuai arahan Kepala BNPB, Letjen TNI Suharyanto, meliputi menetapkan status tanggap darurat bencana, sehingga seluruh pemangku kebijakan maupun dunia usaha dapat segera memberikan dukungan sesuai kebutuhan.
Kedua adalah, untuk aktivasi posko darurat, sebagai pusat komando seluruh upaya penanganan darurat, mulai dari operasi pencarian dan pertolongan, penyelamatan warga terdampak, penanganan pengungsi, logistik dan peralatan, komunikasi publik, kesehatan dan sebagainya.
Adapun yang ketiga adalah, pembuatan skema per sektor guna memudahkan upaya pencarian dan pertolongan. Di samping itu, dengan mempertimbangkan kondisi jenazah korban longsor, maka periode pencarian agar dimaksimalkan selama tujuh hari.
Dalam siaran pers tertulis, Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari mengatakan, BNPB juga akan memberikan dukungan dalam bentuk Dana Siap Pakai (DSP) berikut logistik dan peralatan.
Adapun rincian jenis peralatan yang akan diserahkan meliputi tenda pengungsi, tenda keluarga, sembako, selimut, matras, velbed, lampu penerangan, genset listrik, mesin pompa air beserta selangnya. "Seluruh dukungan itu akan diserahkan secara langsung oleh Kepala BNPB, yang rencananya akan dilaksanakan Senin (4/12/2023)," ujarnya.
(eyt)
Lihat Juga :