Trauma Berat, Enam Anak Korban Perampokan Sadis di Ciracas Masih Susah Tidur

Jum'at, 07 Agustus 2020 - 19:31 WIB
Sementara sang suami, Zulham Efendi, menyebut bahwa istri dan enam anaknya hinga kini mengalami trauma berat pasca menjadi korban perampokan sadis pada Selasa 4 Agustus 2020 lalu.

Keenam anaknya wajar mengalami trauma. Sebab saat kejadian di subuh kelabu itu, anak pertamanya yang berusia 15 tahun sempat ditendang dan diinjak, karena hendak melawan ketika ditodong dengan golok. Lalu putri kembarnya dijadikan sandera agar mereka tidak lagi melawan. (Baca juga: Korban Perampokan di Ciracas: Pelaku Seperti Sudah Merencanakan)

Zulham sendiri tidak bisa berbuat banyak saat kejadian perampokan itu. Sebab ia sedang tidak berada di rumah saat kejadian berlangsung. "Kalau saya pergi mereka takut, takut kejadian seperti kemarin, masih trauma. Pas kejadian saya dapat kabar paginya, waktu itu baru sampai (Pelabuhan) Merak, mau pulang," pungkasnya.
(thm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!