Puluhan Pekerja Seni Grobogan Datangi Kantor Bupati Tuntut Izin Berkreasi
Jum'at, 07 Agustus 2020 - 10:52 WIB
Para pekerja seni Grobogan mengaku telah tidak berkarya selama hampir enam bulan, sehingga tidak bisa menafkahi keluarga.(BACA JUGA: 5 Korban Pantai Gua Cemara Belum Ketemu, SAR Kerahkan Jet Sky )
Bahkan dalam video amatir warga yang direkam beberapa hari lalu terlihat petugas keamanan membubarkan sebuah pentas musik dangdut di wilayah Wirosari, Grobogan, Jawa Tengah. petugas membubarkan aksi panggung dengan alasan melanggar protokol kesehatan.
Hardono, Koordinator seniman Grobogan, Jawa Tengah, menuntut pemerintah daerah segera membuka dan memberikan izin kepada para pekerja seni untuk kembali berkreasi kembali.
"Hampir 20 ribu seniman di Grobogan kini menganggur. Bantuan pemerintah hanya sekali mereka terima dan digunakan untuk memenuhi kebutuhan keluarga dalam waktu tiga hingga lima hari," kata Hardono.
Sementara itu, dalam audensi, Sekretaris Daerah Grobogan Sumarsono yang didampingi tim Gugus Tugas COVID-19 mengatakan, pemerintah mengizinkan mal dan swalayan karena dianggap sebagai pusat perekonomian warga yang tidak bisa ditutup.
Bahkan dalam video amatir warga yang direkam beberapa hari lalu terlihat petugas keamanan membubarkan sebuah pentas musik dangdut di wilayah Wirosari, Grobogan, Jawa Tengah. petugas membubarkan aksi panggung dengan alasan melanggar protokol kesehatan.
Hardono, Koordinator seniman Grobogan, Jawa Tengah, menuntut pemerintah daerah segera membuka dan memberikan izin kepada para pekerja seni untuk kembali berkreasi kembali.
"Hampir 20 ribu seniman di Grobogan kini menganggur. Bantuan pemerintah hanya sekali mereka terima dan digunakan untuk memenuhi kebutuhan keluarga dalam waktu tiga hingga lima hari," kata Hardono.
Sementara itu, dalam audensi, Sekretaris Daerah Grobogan Sumarsono yang didampingi tim Gugus Tugas COVID-19 mengatakan, pemerintah mengizinkan mal dan swalayan karena dianggap sebagai pusat perekonomian warga yang tidak bisa ditutup.
Lihat Juga :