4 Jenazah Ditemukan, Perwira TNI AU Korban Super Tucano Dievakuasi ke Lanud Abdulrachman Saleh
Kamis, 16 November 2023 - 20:51 WIB
Setelah sampai di Rumah Sakit dr Munir Lanud Abdulrachman Saleh Malang, seluruh jenazah akan menjalani pemeriksaan. Agung menyebut, proses pemeriksaan jenazah akan dibantu personel kepolisian.
Rencananya, usai proses pemeriksaan jenazah selesai, menurut Agung jenazah akan disemayamkan di hanggar Skadron Udara 21 Lanud Abdulrachman Saleh, dan dilanjutkan upacara militer untuk pelepasan jenazah. "Upacara militer pelepasan jenazah akan dilaksanakan pada Jumat (17/11/2023)," ungkapnya.
Jenazah korban jatuhnya pesawat Super Tucano tersebut, juga akan dimakamkan secara militer. Untuk lokasi pemakaman, menurut Agung akan menyesuaikan dengan permintaan dari masing-masing keluarga korban.
Tragedi jatuhnya dua pesawat tempur TNI AU jenis Super Tucano di lereng Gunung Bromo, menjadi kabar duka bagi para prajurit penjaga kedaulatan langit nusantara. Pesawat tempur taktis buatan Brazil tersebut, selama ini menjadi kekuatan di Skadron Udara 21 Lanud Abdulrachman Saleh Malang.
Pesawat bermesin propeler buatan Embraer S. A. Brazil tersebut, baru didatangkan ke Indonesia pada tahun 2012. Pesawat tempur yang juga berfungsi sebagai pesawat latih ini, menjadi pengganti pesawat tempur OV 10 F Bronco yang sudah dilarang terbang karena usianya terlalu tua.
Rencananya, usai proses pemeriksaan jenazah selesai, menurut Agung jenazah akan disemayamkan di hanggar Skadron Udara 21 Lanud Abdulrachman Saleh, dan dilanjutkan upacara militer untuk pelepasan jenazah. "Upacara militer pelepasan jenazah akan dilaksanakan pada Jumat (17/11/2023)," ungkapnya.
Jenazah korban jatuhnya pesawat Super Tucano tersebut, juga akan dimakamkan secara militer. Untuk lokasi pemakaman, menurut Agung akan menyesuaikan dengan permintaan dari masing-masing keluarga korban.
Tragedi jatuhnya dua pesawat tempur TNI AU jenis Super Tucano di lereng Gunung Bromo, menjadi kabar duka bagi para prajurit penjaga kedaulatan langit nusantara. Pesawat tempur taktis buatan Brazil tersebut, selama ini menjadi kekuatan di Skadron Udara 21 Lanud Abdulrachman Saleh Malang.
Pesawat bermesin propeler buatan Embraer S. A. Brazil tersebut, baru didatangkan ke Indonesia pada tahun 2012. Pesawat tempur yang juga berfungsi sebagai pesawat latih ini, menjadi pengganti pesawat tempur OV 10 F Bronco yang sudah dilarang terbang karena usianya terlalu tua.
Lihat Juga :