Mahfud MD Jelaskan Beda Pemilu Orde Baru dan Sekarang
Kamis, 16 November 2023 - 19:02 WIB
Hal itu bisa dilakukan merekam video lalu memviralkan ke sosial media. Sehingga pengawas dari pusat dapat langsung memantau adanya kecurangan Pemilu.
Baca juga: TPN Ganjar-Mahfud: Kiai Khos Situbondo Beri Restu dan Dukungan ke Ganjar-Mahfud
Selain kecurangan itu Mahfud juga untuk mengontrol penyebaran berita hoaks selama masa Pemilu. Biasanya menurut Mahfud hoaks dibuat untuk menjadi bahan kampanye hitam serta kampanye negatif menjatuhkan lawan.
“Hal lain, adalah banyaknya hoaks. Berita bohong. Berita bohong itu fitnah. Caranya buat berita palsu atau memotong omongan orang. Fitnah itu namanya black campaign. Kampanye hitam. Bisa pencemaran nama baik,” ujarnya.
Dia mengimbau mahasiswa sebagai kaum intelektual turut mengedukasi masyarakat supaya tidak mudah terpicu oleh maraknya hoaks di sosial media.
Baca juga: TPN Ganjar-Mahfud: Kiai Khos Situbondo Beri Restu dan Dukungan ke Ganjar-Mahfud
Selain kecurangan itu Mahfud juga untuk mengontrol penyebaran berita hoaks selama masa Pemilu. Biasanya menurut Mahfud hoaks dibuat untuk menjadi bahan kampanye hitam serta kampanye negatif menjatuhkan lawan.
“Hal lain, adalah banyaknya hoaks. Berita bohong. Berita bohong itu fitnah. Caranya buat berita palsu atau memotong omongan orang. Fitnah itu namanya black campaign. Kampanye hitam. Bisa pencemaran nama baik,” ujarnya.
Dia mengimbau mahasiswa sebagai kaum intelektual turut mengedukasi masyarakat supaya tidak mudah terpicu oleh maraknya hoaks di sosial media.
(shf)
Lihat Juga :