Raih Kalpataru 2023, Nugroho Widiasmadi: Hari Pangan Sedunia Momentum Wujudkan Kesehatan Lingkungan

Sabtu, 21 Oktober 2023 - 18:37 WIB
Peraih penghargaan “Dosen Berprestasi Nasional” pada 2007 ini menyebut inovasi dapat diterapkan di berbagai kondisi lahan. “Termasuk lahan tambang, lahan tandus, dan lahan yang tercemar oleh pupuk dan pestisida kimia,” tuturnya.

Baca juga: Pemuda Difabel Asal Pinrang Raih Penghargaan Khusus Kalpataru 2021

Tidak hanya itu, melalui riset yang terintegrasi, Nugroho juga berhasil menciptakan konsep Agrokonservasi dengan menggunakan Teknologi Biosoildam MA-11. Konsep ini memberikan harapan untuk petani, terutama kelompok tani dalam meningkatkan hasil panen pertanian sambil menjaga keberlanjutan lingkungan dan daya dukung tanah.

Dalam situasi global saat ini, kata Nugroho, di mana perubahan iklim, tekanan ekonomi, dan dampak pandemi Covid-19 memengaruhi hidup, teknologi Biosoildam MA-11 memiliki potensi untuk mengatasi berbagai tantangan ini.

“Teknologi ini mampu menghadapi cuaca ekstrem, mengurangi tekanan ekonomi global, dan mendukung pemulihan ekonomi di tingkat desa,” katanya.

Nugroho menambahkan, teknologi Biosoildam Total Organik MA11 telah diterapkan di semua provinsi sejak 2012. Hasilnya telah dirasakan dengan peningkatan produksi panen 150-300 persen dan penekanan biaya sampai 50 persen dibanding dengan pupuk kimia.

”Teknologi ini mampu membuat petani mandiri secara teknis sudah terbukti berhasil dan menyebar namum belum masif karena pemerintah pusat dan daerah belum maksimal menerimanya karena masih berorientasi pada proyek pupuk kimia,” ujarnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!