Habib Husein Ja’far Al Hadar Ajak Anak Muda Sebarkan Nilai Perdamaian
Kamis, 12 Oktober 2023 - 20:37 WIB
Ia meyakinkan bahwa tidak ada negeri yang lebih indah dari Indonesia. Keindahan dan kedamaian itu berkat karunia dari dan Tuhan. Indonesia dengan ribuan suku dan bermacam agama bisa damai dan bersatu.
Menurutnya, duta perdamaian bukan hanya agama atau suku, tapi berbagai hal. Oleh karena itu para duta damai dan duta santi harus berada di tengah dan berpihak pada yang benar.
Baca juga: Harus Terus Dijaga, Keberagaman Jadi Kekuatan Bangsa
“Yuk kita jadi duta damai. Karena semua agama mengajarkan kedamaian,” pria keturunan Yaman tapi lahir dan besar di Bondowoso, Jawa Timur ini.
Ia menjelaskan menjadi duta damai itu harus verbal secara tindakan dan digital. Itu penting karena dari data Kementerian Agama (Kemenag) tentang perbincangan di media sosial, konten digital tentang perdamaian hanya 21 persen. Sedangkan 63 persen masih bernuansa tidak damai, dari menyerang, menyindir, dan sebagainya.
“Karena itu kita butuh anak muda untuk menyebarkan nilai perdamiaan di media digital, karena mudah dan murah, dan efektif. Saya sendiri sudah mengurangi 80 persen pertemuan langsung, saya lebih sering syuting dan kontennya ditonton banyak orang di ruang digital,” ungkapnya.
Menurutnya, duta perdamaian bukan hanya agama atau suku, tapi berbagai hal. Oleh karena itu para duta damai dan duta santi harus berada di tengah dan berpihak pada yang benar.
Baca juga: Harus Terus Dijaga, Keberagaman Jadi Kekuatan Bangsa
“Yuk kita jadi duta damai. Karena semua agama mengajarkan kedamaian,” pria keturunan Yaman tapi lahir dan besar di Bondowoso, Jawa Timur ini.
Ia menjelaskan menjadi duta damai itu harus verbal secara tindakan dan digital. Itu penting karena dari data Kementerian Agama (Kemenag) tentang perbincangan di media sosial, konten digital tentang perdamaian hanya 21 persen. Sedangkan 63 persen masih bernuansa tidak damai, dari menyerang, menyindir, dan sebagainya.
“Karena itu kita butuh anak muda untuk menyebarkan nilai perdamiaan di media digital, karena mudah dan murah, dan efektif. Saya sendiri sudah mengurangi 80 persen pertemuan langsung, saya lebih sering syuting dan kontennya ditonton banyak orang di ruang digital,” ungkapnya.
Lihat Juga :