Sungai Tercemar Limbah, Pelayanan Air Bersih di Utara Bekasi Terganggu
Rabu, 04 Oktober 2023 - 13:59 WIB
Menurut dia, setelah sempat dihentikan, produksi air baku kembali dimulai meski baru mencapai 30-35 persen. Jika pasokan air curah sudah normal, produksi akan kembali seperti biasa. Diharapkan, air baku dapat semakin membaik, dan pelayanan akan terus meningkat.
“Sampai saat ini, distribusi air melalui mobil tanki masih terus kita lakukan hingga malam hari. Tapi, namanya melalui mobil tanki, sangat terbatas, dan semua pelanggan tidak terlayani. Tapi kami terus berusaha,” ucap dia.
Penjabat Bupati Bekasi Dani Ramdan menambahkan, kasus pencemaran sungai di wilayah Bekasi memang sangat memprihatinkan.”Selain darurat sampah, wilayah Bekasi juga darurat pencemaran sungai yang tak kunjung selesai sejak dulu,” kata Dani.
Menurut dia, pemerintah sudah mencari solusi soal pencemaran ini hingga menindaktegas pelaku usaha yang terbukti sengaja membuang limbah ke sungai. ”Kita sudah tertibkan, tapi tetap saya muncul lagi. Ini butuh peran dari pusat hingga daerah untuk menanganinya,” ucapnya.
Dani sudah memerintah instansi terkait dalam hal ini Dinas Lingkungan Hidup dan Satpol PP yang berkolaborasi dengan pihak penegak hukum dari kepolisian, kejaksaan, dan TNI untuk mencarikan solusi terkait penindakan pencemaran sungai ini.
“Sampai saat ini, distribusi air melalui mobil tanki masih terus kita lakukan hingga malam hari. Tapi, namanya melalui mobil tanki, sangat terbatas, dan semua pelanggan tidak terlayani. Tapi kami terus berusaha,” ucap dia.
Penjabat Bupati Bekasi Dani Ramdan menambahkan, kasus pencemaran sungai di wilayah Bekasi memang sangat memprihatinkan.”Selain darurat sampah, wilayah Bekasi juga darurat pencemaran sungai yang tak kunjung selesai sejak dulu,” kata Dani.
Menurut dia, pemerintah sudah mencari solusi soal pencemaran ini hingga menindaktegas pelaku usaha yang terbukti sengaja membuang limbah ke sungai. ”Kita sudah tertibkan, tapi tetap saya muncul lagi. Ini butuh peran dari pusat hingga daerah untuk menanganinya,” ucapnya.
Dani sudah memerintah instansi terkait dalam hal ini Dinas Lingkungan Hidup dan Satpol PP yang berkolaborasi dengan pihak penegak hukum dari kepolisian, kejaksaan, dan TNI untuk mencarikan solusi terkait penindakan pencemaran sungai ini.
(thm)
Lihat Juga :