Kisah Lembu Ampal Ajudan Pribadi Penguasa Singasari yang Gagal Jalankan Tugas Pembunuhan

Rabu, 04 Oktober 2023 - 07:08 WIB
Candi Singasari. Foto/Ilustrasi/Kebudayaan Kemdikbud
Lembu Ampal mungkin nama yang jarang terdengar semasa pemerintahan Kerajaan Singasari atau Tumapel. Ia merupakan sosok pengawal alias ajudan pribadi Tohjaya, penguasa Tumapel yang juga anak kandung Ken Arok dari hasil pernikahan dengan Ken Umang.

Tohjaya dihasut oleh pembantunya Pranaraja untuk menyingkirkan kedua keponakannya, yakni Ranggawuni dan Mahisa Campaka. Hasutan Pranaraja menganggap Ranggawuni dan Mahisa Campaka, dianggap bisa menjadi musuh berbahaya.



Tohjaya kemudian memerintahkan pengawalnya, bernama Lembu Ampal untuk melaksanakan eksekusi. Lembu Ampal konon gagal melaksanakan tugas, karena kedua pangeran tersebut telah dilindungi oleh seorang pegawai istana bernama Panji Patipati.

Sebagaimana dikutip dari "Hitam Putih Ken Arok : Dari Kejayaan Hingga Keruntuhan", karena takut mendapat hukuman dari Tohjaya, Lembu Ampal memilih bergabung dengan kelompok Ranggawuni. Lembu Ampal kemudian melakukan adu domba di dalam tubuh angkatan perang Singasari, sehingga tercipta kekacauan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!