BUMDes Tlogohaji Sukses Kembangkan BKK dari Pemkab Bojonegoro
Rabu, 13 September 2023 - 11:50 WIB
BUM Desa Tlogohaji Sukses Kembangkan BKK dari Pemkab Bojonegoro, Beli Hasil Pertanian Milik Petani. (Foto: dok Pemkab Bojonegoro)
BOJONEGORO - Badan Usaha Milik Desa (BUM Desa) Amanah yang bergerak di bidang pertanian dan peternakan, milik Desa Tlogohaji Kecamatan Sumberrejo, mendapatkan bantuan keuangan khusus (BKK) dari Pemkab Bojonegoro. BKK tersebut sebesar Rp100 juta di tahun 2023 ini.
Ketua BUMDes Amanah, Ma’sum menjelaskan, saat musim panen tiba, BUMDes ini membeli hasil pertanian milik petani. Nantinya hasil pertanian akan disimpan di gudang BUM Desa Amanah dan dijual saat harga jual di atas harga beli dan dianggap menguntungkan.
“Modal BUMDes Amanah ini dari hasil BKK dari Pemkab Bojonegoro bisa membeli 20 ton gabah dari petani dari luas total lahan yang tersedia sekitar 600 hektare. Kira-kira ya bisa menampung sekitar 30 persen dari hasil petani sini, dan bisa mengembangkan modal dari Rp100 juta saat ini sudah menjadi Rp105 juta,” ucapnya.
Lebih lanjut ia mengatakan, untuk hasil pertanian dari onggok kedelai dibeli dalam keadaan gilingan. Onggok kedelai dibeli dengan harga 1 sak dengan harga Rp1.600 per kilogram. Kemudian dijual ke pengepul dengan kisaran harga Rp2.000 per kilogram.
Ketua BUMDes Amanah, Ma’sum menjelaskan, saat musim panen tiba, BUMDes ini membeli hasil pertanian milik petani. Nantinya hasil pertanian akan disimpan di gudang BUM Desa Amanah dan dijual saat harga jual di atas harga beli dan dianggap menguntungkan.
“Modal BUMDes Amanah ini dari hasil BKK dari Pemkab Bojonegoro bisa membeli 20 ton gabah dari petani dari luas total lahan yang tersedia sekitar 600 hektare. Kira-kira ya bisa menampung sekitar 30 persen dari hasil petani sini, dan bisa mengembangkan modal dari Rp100 juta saat ini sudah menjadi Rp105 juta,” ucapnya.
Lebih lanjut ia mengatakan, untuk hasil pertanian dari onggok kedelai dibeli dalam keadaan gilingan. Onggok kedelai dibeli dengan harga 1 sak dengan harga Rp1.600 per kilogram. Kemudian dijual ke pengepul dengan kisaran harga Rp2.000 per kilogram.
Lihat Juga :