GMKI: Permasalahan Polusi Udara di Jakarta Butuh Solusi Komprehensif
Selasa, 29 Agustus 2023 - 18:05 WIB
Jefri menyoroti bahwa dari sumber-sumber tersebut, transportasi dan PLTU dianggap sebagai penyumbang terbesar polusi udara di Jakarta. Kendaraan bermotor, menurut data Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Jakarta, berkontribusi sebesar 96,36% emisi CO, 57,99 persen emisi PM10, dan 11,58 persen emisi SO2. "Transportasi dan PLTU merupakan dua sumber utama polusi udara di Jakarta,” katanya.
Baca Juga: Terungkap! Ini Sumber Utama Polusi Udara di Jabodetabek
Untuk itu, GMKI mendukung upaya pemerintah dalam mengurangi polusi udara, khususnya di sektor transportasi. Beberapa kebijakan yang direkomendasikan meliputi pengembangan transportasi umum yang nyaman dan terjangkau, peningkatan pengawasan terhadap emisi kendaraan bermotor, serta promosi penggunaan kendaraan listrik.
Untuk mengatasi masalah polusi udara PLTU, Jefri mengusulkan agar pemerintah segera mengganti bahan bakar PLTU dari batu bara menjadi energi terbarukan. “Pemerintah harus segera melakukan transisi energi dari batu bara ke energi terbarukan, seperti solar, angin, dan air,” ungkap Jefri.
Alumni Ilmu Lingkungan Universitas Indonesia itu juga mendorong ASN untuk mengikuti instruksi Mendagri agar ASN Jabodetabek WFO naik transportasi umum. "Langkah ini merupakan salah satu upaya untuk mengurangi polusi udara dari sektor transportasi,” tandasnya.
Baca Juga: Terungkap! Ini Sumber Utama Polusi Udara di Jabodetabek
Untuk itu, GMKI mendukung upaya pemerintah dalam mengurangi polusi udara, khususnya di sektor transportasi. Beberapa kebijakan yang direkomendasikan meliputi pengembangan transportasi umum yang nyaman dan terjangkau, peningkatan pengawasan terhadap emisi kendaraan bermotor, serta promosi penggunaan kendaraan listrik.
Untuk mengatasi masalah polusi udara PLTU, Jefri mengusulkan agar pemerintah segera mengganti bahan bakar PLTU dari batu bara menjadi energi terbarukan. “Pemerintah harus segera melakukan transisi energi dari batu bara ke energi terbarukan, seperti solar, angin, dan air,” ungkap Jefri.
Alumni Ilmu Lingkungan Universitas Indonesia itu juga mendorong ASN untuk mengikuti instruksi Mendagri agar ASN Jabodetabek WFO naik transportasi umum. "Langkah ini merupakan salah satu upaya untuk mengurangi polusi udara dari sektor transportasi,” tandasnya.
Lihat Juga :