SDN V Bantargebang Ditutup Pagar Seng, Kepala Sekolah Tak Diberi Tahu
Selasa, 29 Agustus 2023 - 03:36 WIB
Sekolah Dasar Negeri (SDN) V Bantargebang, Bekasi ditutup pagar seng oleh ahli waris tanah. Terkait hal itu, Kepala Sekolah Dasar Negeri (SDN) V Bantargebang Aisyah mengaku tidak diberi tahu. Foto/Jonathan Simanjuntak
BEKASI - Sekolah Dasar Negeri (SDN) V Bantargebang, Kota Bekasi ditutup pagar seng oleh ahli waris tanah. Terkait hal itu, Kepala Sekolah Dasar Negeri (SDN) V Bantargebang Aisyah mengaku tidak diberi tahu.
Aisyah mengaku penutupan sekolah dilakukan secara tiba-tiba. “Enggak ada konfirmasinya, tiba-tiba saja,” kata Aisyah saat ditemui di SDN V Bantargebang, Senin (28/8/2023).
Usai penutupan sekolah tersebut, pihaknya langsung menerapkan pembelajaran jarak jauh (PJJ) kepada anak murid. Berdasarkan komunikasi yang telah dilakukan bersama Dinas Pendidikan Kota Bekasi, PJJ sementara diberlakukan hingga tiga hari ke depan.
Baca juga: Miris! SDN Bantar Gebang V Bekasi Disegel Ahli Waris Tanah
“Anak-anak PJJ sekarang, mudah-mudahan enggak lamalah, tadi juga sudah dikomunikasikan, 1-3 hari PJJ, itu harapan kami,” ungkapnya.
Penutupan sekolah itu memberikan dampak syok baik kepada siswa, orang tua, dan guru. Ia pun kini akan mencoba menghubungi ahli waris untuk berbicara terkait langkah ke depan.
Aisyah mengaku penutupan sekolah dilakukan secara tiba-tiba. “Enggak ada konfirmasinya, tiba-tiba saja,” kata Aisyah saat ditemui di SDN V Bantargebang, Senin (28/8/2023).
Usai penutupan sekolah tersebut, pihaknya langsung menerapkan pembelajaran jarak jauh (PJJ) kepada anak murid. Berdasarkan komunikasi yang telah dilakukan bersama Dinas Pendidikan Kota Bekasi, PJJ sementara diberlakukan hingga tiga hari ke depan.
Baca juga: Miris! SDN Bantar Gebang V Bekasi Disegel Ahli Waris Tanah
“Anak-anak PJJ sekarang, mudah-mudahan enggak lamalah, tadi juga sudah dikomunikasikan, 1-3 hari PJJ, itu harapan kami,” ungkapnya.
Penutupan sekolah itu memberikan dampak syok baik kepada siswa, orang tua, dan guru. Ia pun kini akan mencoba menghubungi ahli waris untuk berbicara terkait langkah ke depan.
Lihat Juga :