Kasus Bayi Tertukar, RS Sentosa Bogor Nonaktifkan 5 Tenaga Kesehatan
Senin, 28 Agustus 2023 - 15:16 WIB
"Ini murni kelalaian, tidak ada kesengajaan. Mana ada orang yang sengaja menukar? Tidak ada. Kecuali di sinetron. Ini peristiwa terjadi nyata di dunia. Kelalaian murni human error manusia. Sebagai murni human error manusia, rumah sakit kemudian bertanggung jawab. Dengan apa? Waktu pemeriksaan di kepolisian, RS mengantar sendiri. Saya waktu itu mengantar lima pegawainya diperiksa, memberikan keterangan sebagai saksi," ucapnya.
Sebelumnya, polisi telah menyampaikan hasil tes DNA antara bayi laki-laki Siti Mauliah dengan bayi laki-laki pasien D dinyatakan tertukar. Pengumuman tersebut sudah diterima dengan baik oleh kedua keluarga setelah melakukan mediasi di Polres Bogor.
"Tadi kami telah melakukan mediasi dan telah terjadi kesepakatan, berdasarkan hasil dari Puslabfor Bareskrim Mabes Polri, yang dimana ditemukan memang fix 99,99 persen berdasarkan data yang diberikan oleh Kapuslabfor yang diwakili oleh beliau, bahwa anak tersebut memang tertukar," kata Kapolres Bogor AKBP Rio Wahyu Anggoro, Jumat (25/8/2023).
Dalam kasus ini, tambah Rio, kedua keluarga telah menerima fakta yang terjadi bahwa bayi laki-laki keduanya dipastikan tertukar hasil tes DNA.
Keluarga Siti Mauliah dengan keluarga pasien D berencana melaporkan rumah sakit kepada polisi. Menurut mereka, terdapat tindak pidana yang membuat terjadinya dua bayi tersebut tertukar.
Sebelumnya, polisi telah menyampaikan hasil tes DNA antara bayi laki-laki Siti Mauliah dengan bayi laki-laki pasien D dinyatakan tertukar. Pengumuman tersebut sudah diterima dengan baik oleh kedua keluarga setelah melakukan mediasi di Polres Bogor.
"Tadi kami telah melakukan mediasi dan telah terjadi kesepakatan, berdasarkan hasil dari Puslabfor Bareskrim Mabes Polri, yang dimana ditemukan memang fix 99,99 persen berdasarkan data yang diberikan oleh Kapuslabfor yang diwakili oleh beliau, bahwa anak tersebut memang tertukar," kata Kapolres Bogor AKBP Rio Wahyu Anggoro, Jumat (25/8/2023).
Dalam kasus ini, tambah Rio, kedua keluarga telah menerima fakta yang terjadi bahwa bayi laki-laki keduanya dipastikan tertukar hasil tes DNA.
Keluarga Siti Mauliah dengan keluarga pasien D berencana melaporkan rumah sakit kepada polisi. Menurut mereka, terdapat tindak pidana yang membuat terjadinya dua bayi tersebut tertukar.
(hab)
Lihat Juga :