Cegah Perubahan Iklim, 50.000 Bibit Mangrove Ditanam di Pakuhaji Tangerang
Rabu, 23 Agustus 2023 - 07:44 WIB
Penanaman pohon dihadiri langsung jajaran direksi dan pimpinan Tripatra beserta Deputi Bidang Pencegahan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Banten, Komunitas Tani Hutan Alam Lestari, dan pemerintah setempat.
Diketahui, Indonesia telah menyampaikan peningkatan ambisi penurunan emisi Gas Rumah Kaca (GRK) melalui dokumen Enhanced Nationally Determined Contribution (ENDC).
Dalam dokumen itu, target penurunan emisi GRK Indonesia dengan kemampuan sendiri pada Updated NDC (UNDC) sebesar 29 persen meningkat menjadi 31,89 peren pada ENDC.
Sedangkan, target dengan dukungan internasional pada UNDC sebesar 41 persen meningkat ke 43,20 persen. Hal tersebut merupakan upaya untuk mencapai target Net Zero Emission (NZE) pada 2060.
Untuk mencapai target tersebut, Indonesia masih menghadapi tantangan. Berdasarkan data real-time situs IQAir, sebagian besar wilayah di Indonesia masih memiliki indeks kualitas udara yang melebihi ambang batas WHO yakni 5 mikrogram per meter kubik dengan konsentrasi tertinggi terdapat di pulau Jawa dan Sumatera, terutama di Jabodetabek. Hal tersebut menjadikan Indonesia sebagai negara dengan tingkat polusi udara paling buruk di Asia Tenggara.
Diketahui, Indonesia telah menyampaikan peningkatan ambisi penurunan emisi Gas Rumah Kaca (GRK) melalui dokumen Enhanced Nationally Determined Contribution (ENDC).
Dalam dokumen itu, target penurunan emisi GRK Indonesia dengan kemampuan sendiri pada Updated NDC (UNDC) sebesar 29 persen meningkat menjadi 31,89 peren pada ENDC.
Sedangkan, target dengan dukungan internasional pada UNDC sebesar 41 persen meningkat ke 43,20 persen. Hal tersebut merupakan upaya untuk mencapai target Net Zero Emission (NZE) pada 2060.
Untuk mencapai target tersebut, Indonesia masih menghadapi tantangan. Berdasarkan data real-time situs IQAir, sebagian besar wilayah di Indonesia masih memiliki indeks kualitas udara yang melebihi ambang batas WHO yakni 5 mikrogram per meter kubik dengan konsentrasi tertinggi terdapat di pulau Jawa dan Sumatera, terutama di Jabodetabek. Hal tersebut menjadikan Indonesia sebagai negara dengan tingkat polusi udara paling buruk di Asia Tenggara.
Lihat Juga :