Bidan Desa Ini Kerap Dicaci dan Diteror karena Tangani COVID-19

Kamis, 30 Juli 2020 - 09:19 WIB
"Sedih, menangis berbalut lelah tak bisa ditutupi. Namun saya tetap berusaha memegang teguh prinsipnya untuk menjalankan tugas dan tanggungjawab dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada warga," katanya.

Dia berpikir apa yang dialaminya lantaran kurangnya informasi dan pemahaman warga terhadap bahaya COVID-19. Hal itu menjadi salah satu tugasnya untuk memberikan edukasi tentang bahaya maupun cara pencegahan virus Corona.

Dian bersama tenaga kesehatan lainnya masih harus berjibaku menangani COVID-19. “Terlebih saat kasus positif Corona yang terjadi di Kabupaten Kendal meningkat tajam. Sementara tidak ada yang bisa memastikan kapan berakhirnya pandemi ini,” sebutnya.

Dengan segudang pengalaman itu, Dian mencoba membalutnya menjadi sebuah motivasi untuk dirinya. Ditambah beberapa motivasi dari keluarga, sahabat, hingga rekan kerja membuat dian semangat hingga saat ini.

Kini dukungan dari orang-orang terdekat sudah kembali dan bertambah besar. Ia berharap apapun yang diusahakan meskipun pelan akan menuai kebaikan untuk semua orang.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!