Realisasi Investasi Sulsel Sudah Capai Rp4,7 Triliun
Kamis, 30 Juli 2020 - 10:00 WIB
Kepala DPM-PTSP Sulsel, Jayadi Nas. Foto : SINDOnews/Doc
MAKASSAR - Realisasi investasi Sulsel mulai meningkat. Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Sulsel mencatat secara kumulatif di semester I tahun 2020 sudah mencapai Rp4,7 triliun. Baca : Target 3,39 Triliun, PAD Pemprov Sulsel Kini Sudah Capai 52,15%
Kepala DPM-PTSP Sulsel, Jayadi Nas menuturkan, capaian investasi kumulatif sejak Januari-Juni itu Rp1,050 triliun diantaranya dari penanaman modal asing (PMA). Lalu realisasi dari penanaman modal dalam negeri (PMDN) sebesar Rp3,674 triliun.
"Kita baru mencapai 34% dari target RPJMD Sulawesi Selatan tahun 2020 sebesar Rp13,87 triliun," ujar Jayadi di kantornya, kemarin. Jayadi melanjutkan, capaian investasi tahun ini belum maksimal. Ada perlambatan kinerja investasi sepanjang tahun 2020. Hal ini juga efek dari pandemi COVID-19 yang ikut mengganggu kondisi perekonomian di Sulsel.
Namun begitu, realisasi investasi untuk triwulan kedua mengalami peningkatan jika dibandingkan dari triwulan sebelumnya. Dimana pada triwulan pertama (Januari-Maret) hanya mencapai Rp977 miliar. Lalu memasuki triwulan kedua (April-Juni) naik menjadi Rp3,7 triliun.
Kepala DPM-PTSP Sulsel, Jayadi Nas menuturkan, capaian investasi kumulatif sejak Januari-Juni itu Rp1,050 triliun diantaranya dari penanaman modal asing (PMA). Lalu realisasi dari penanaman modal dalam negeri (PMDN) sebesar Rp3,674 triliun.
"Kita baru mencapai 34% dari target RPJMD Sulawesi Selatan tahun 2020 sebesar Rp13,87 triliun," ujar Jayadi di kantornya, kemarin. Jayadi melanjutkan, capaian investasi tahun ini belum maksimal. Ada perlambatan kinerja investasi sepanjang tahun 2020. Hal ini juga efek dari pandemi COVID-19 yang ikut mengganggu kondisi perekonomian di Sulsel.
Namun begitu, realisasi investasi untuk triwulan kedua mengalami peningkatan jika dibandingkan dari triwulan sebelumnya. Dimana pada triwulan pertama (Januari-Maret) hanya mencapai Rp977 miliar. Lalu memasuki triwulan kedua (April-Juni) naik menjadi Rp3,7 triliun.
Lihat Juga :