Jaga Kelestarian Lingkungan, Caleg DPRD DKI Luncurkan Program Konservasi Alam

Minggu, 13 Agustus 2023 - 21:04 WIB
Caleg DPRD DKI Jakarta Dapil 8 PKB Farah Mutia meluncurkan program kolaborasi peduli konservasi alam dan pelestarian lingkungan di Waduk Brigif, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan. Foto/SINDOnews
JAKARTA - Jaga keselarasan alam dan kebersihan lingkungan, calon anggota legislatif (caleg) DPRD DKI Jakarta Dapil 8 dari Partai Kebangkitan Bangsa ( PKB ) Farah Mutia meluncurkan program kolaborasi peduli konservasi alam dan pelestarian lingkungan di Waduk Brigif, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan.

”Kegiatan ini tidak hanya untuk mempertahankan keindahan alam, tetapi juga untuk memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitar. Dengan berbagai bantuan yang diserahkan, diharapkan lingkungan yang sehat dan berkelanjutan dapat ditingkatkan,” ujarnya, Minggu (13/8/2023).



Untuk mewujudkan program tersebut, pihaknya menyerahkan sejumlah fasilitas umum yang fokus pada kebersihan dan kesehatan masyarakat seperti, toilet umum yang bersih dan terawatt. Hal itu sangat penting untuk kebutuhan pengunjung Waduk Brigif. “Kami berharap masyarakat dapat mengakses fasilitas sanitasi yang aman dan higienis,” katanya.

Baca juga: Cak Imin Kembali Usulkan Pilgub Ditiadakan: Bila Perlu Jabatan Gubernur Hilang

Selain itu, membangun tempat ibadah berupa mushola yang nyaman bagi pengunjung untuk beribadah dan bersosialisasi sehingga menjadi sarana peningkatan kebersamaan dalam lingkungan. Termasuk pemberian perahu karet yang dapat dimanfaatkan untuk fasilitas penunjang keselamatan di Waduk Brigif dan membantu upaya penjagaan ekosistem perairan.

Untuk mendukung pelestarian lingkungan, kata Farah, disediakan juga bibit tanaman Alpukat dan ikan. Penghijauan dan pemulihan ekosistem perairan merupakan langkah penting dalam menjaga keanekaragaman hayati. “Kami juga memberikan gerobak sampah yang mudah diakses. Diharapkan masyarakat dapat secara aktif menjaga kebersihan lingkungan sekitar. Ini juga membantu mengurangi dampak negatif sampah terhadap ekosistem,” ujarnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!