Tayangkan Pembunuhan secara Live di Instagram, Pelaku Dibekuk Polisi
Rabu, 29 April 2020 - 14:37 WIB
"Jadi ini bentuk aktualisasi kelompok. Mereka sering memakai nama dan mengundang seterunya di medsos, saling ejek dan tawuran. Nama kelompoknya Warkol 21 dan PBB. Mereka sering melakukan ini," jelasnya.
Berdasarkan penelusuran polisi terhadap kelompok ini, diketahui mereka sering ganti nama akun di Instagram, dan melakukan tawuran sambil merekamnya secara live.
"Dari beberapa data yang kami dapat, sudah beberapa kali mereka tawuran dan merekamnya. Kita masih menyelidiki adanya kelompok lain yang kerap melakukan tawuran dan live dimedsos. Ada 4 kelompok," jelasnya.
Terpisah, Kapolsek Serpong AKP Supriyanto mengatakan, pelaku pembunuhan yang ditangkap berjumlah 3 orang, yakni Valentino, Aldo, dan Rizki. Mereka ditangkap disejumlah tempat berbeda oleh petugas kepolisian.
"Bermula saat Valentino main ke rumah Riski di wilayah Pinang, Kota Tangerang. Lalu datang Aldo ikut menimbrung. Ajakan untuk tawuran pertama kali datang dari Riski, katanya banyak yang ikut," jelas Supriyanto.
Awalnya, Valentino menolak ajakan itu. Tapi akhirnya dia ikut juga. Sekira jam 00.10 WIB, mereka pun pergi boncengan naik motor dengan Valentino yang menjadi drivernya.
"Mereka lalu pergi ke arah Pasar Bengkok dan di sana sudah ada 4 orang yang menunggu. Lalu, datang lagi satu orang. Kemudian, mereka bergerak ke Taman Royal, dan di sana sudah ada banyak orang bermotor," paparnya.
Berdasarkan penelusuran polisi terhadap kelompok ini, diketahui mereka sering ganti nama akun di Instagram, dan melakukan tawuran sambil merekamnya secara live.
"Dari beberapa data yang kami dapat, sudah beberapa kali mereka tawuran dan merekamnya. Kita masih menyelidiki adanya kelompok lain yang kerap melakukan tawuran dan live dimedsos. Ada 4 kelompok," jelasnya.
Terpisah, Kapolsek Serpong AKP Supriyanto mengatakan, pelaku pembunuhan yang ditangkap berjumlah 3 orang, yakni Valentino, Aldo, dan Rizki. Mereka ditangkap disejumlah tempat berbeda oleh petugas kepolisian.
"Bermula saat Valentino main ke rumah Riski di wilayah Pinang, Kota Tangerang. Lalu datang Aldo ikut menimbrung. Ajakan untuk tawuran pertama kali datang dari Riski, katanya banyak yang ikut," jelas Supriyanto.
Awalnya, Valentino menolak ajakan itu. Tapi akhirnya dia ikut juga. Sekira jam 00.10 WIB, mereka pun pergi boncengan naik motor dengan Valentino yang menjadi drivernya.
"Mereka lalu pergi ke arah Pasar Bengkok dan di sana sudah ada 4 orang yang menunggu. Lalu, datang lagi satu orang. Kemudian, mereka bergerak ke Taman Royal, dan di sana sudah ada banyak orang bermotor," paparnya.
Lihat Juga :