KBRI Riyadh Pulangkan WNI dengan Penerbangan Khusus
Senin, 13 April 2020 - 00:04 WIB
"KBRI terus melakukan lobi ke kementerian Luar Negeri Arab Saudi, Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Haji dan Umrah, Imigrasi Arab Saudi dan berbagai pihak untuk bisa menerbangkan para WNI, khususnya mereka yang selama 1 sampai 3 tahun berada di rumah singgah KBRI Riyadh sebanyak 97 orang. Termasuk satu WNI yang pernah hilang selama 31 tahun (Carmi)," jelas Agus.
"KBRI juga mengupayakan agar para tim petugas haji yang sedang mempersiapkan pelaksanaan ibadah haji di Arab Saudi bisa dipulangkan, meski visa mereka bukan visa umrah," lanjut Agus yang juga staff pengajar di UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta itu.
Atas nama pemerintah Indonesia, Agus menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada pemerintah Kerajaan Arab Saudi yang telah memberikan perhatian yang luar biasa kepada Indonesia dan mempersiapkan penerbangan khusus tersebut.
"Dalam suasana lockdown dan di saat semua bandara ditutup, Arab Saudi juga memberikan izin khusus para WNI yang akan pulang ke Indonesia dengan pengawalan khusus. Alhamdulillah, Allah telah memudahkan semuanya," tuturnya.
"KBRI juga mengupayakan agar para tim petugas haji yang sedang mempersiapkan pelaksanaan ibadah haji di Arab Saudi bisa dipulangkan, meski visa mereka bukan visa umrah," lanjut Agus yang juga staff pengajar di UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta itu.
Atas nama pemerintah Indonesia, Agus menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada pemerintah Kerajaan Arab Saudi yang telah memberikan perhatian yang luar biasa kepada Indonesia dan mempersiapkan penerbangan khusus tersebut.
"Dalam suasana lockdown dan di saat semua bandara ditutup, Arab Saudi juga memberikan izin khusus para WNI yang akan pulang ke Indonesia dengan pengawalan khusus. Alhamdulillah, Allah telah memudahkan semuanya," tuturnya.
(was)
Lihat Juga :