Tewaskan 1 Pemuda, 4 Pelaku Tawuran di Cilincing Ditangkap Polisi
Jum'at, 24 Juli 2020 - 18:13 WIB
Polres Jakarta Utara menangkap empat pelaku tawuran antar-dua kelompok pemuda Gang Buntu dengan Gang BS di sekitar Krematorium Cilincing, Jakarta Utara.Foto/SINDOnews/YohannesTobing
JAKARTA - Polres Jakarta Utara menangkap empat pelaku tawuran antar-dua kelompok pemuda Gang Buntu dengan Gang BS di sekitar Krematorium Cilincing RT 09/04, Cilincing, Jakarta Utara. Dalam tawuran itu satu pemuda tewas dan seorang lainnya menderita luka berat.
Korban tewas diketahui berinisial MRN dari gang BS, adapun korban luka berat yakni, MRF asal Gang Buntu Kapolresro Jakarta Utara, Kombes Pol Budhi Herdi Susianto mengatakan, tawuran tersebut terjadi pada Sabtu, 18 Juli 2020 dini hari lalu sekira pukul 03.00 WIB.
"Tawuran bermula karena saling ejek antara dua kelompok, hingga membuat dua kelompok saling menyerang dengan menggunakan sajam," kata Budhi kepada wartawan Jumat (24/7/2020).Dalam tawuran itu MRF pemuda asal Gang Buntu mengalami luka berat dan MRN dari Gang BS meninggal dunia karena adanya luka bacok.
Kasat Reskrim Polres Jakarta Utara, Kompol Wirdhanto menjelaskan, bahwa penyidik telah melakukan olah TKP dan lakukan identifikasi mulai dari pemeriksaan lima orang saksi. "Kami kembangkan dari situ tim bisa identifikasi para tersangka yang diduga melakukan penganiayaan berat maupun tersangka yang melakukan pembunuhan," ungkapnya.
Korban tewas diketahui berinisial MRN dari gang BS, adapun korban luka berat yakni, MRF asal Gang Buntu Kapolresro Jakarta Utara, Kombes Pol Budhi Herdi Susianto mengatakan, tawuran tersebut terjadi pada Sabtu, 18 Juli 2020 dini hari lalu sekira pukul 03.00 WIB.
"Tawuran bermula karena saling ejek antara dua kelompok, hingga membuat dua kelompok saling menyerang dengan menggunakan sajam," kata Budhi kepada wartawan Jumat (24/7/2020).Dalam tawuran itu MRF pemuda asal Gang Buntu mengalami luka berat dan MRN dari Gang BS meninggal dunia karena adanya luka bacok.
Kasat Reskrim Polres Jakarta Utara, Kompol Wirdhanto menjelaskan, bahwa penyidik telah melakukan olah TKP dan lakukan identifikasi mulai dari pemeriksaan lima orang saksi. "Kami kembangkan dari situ tim bisa identifikasi para tersangka yang diduga melakukan penganiayaan berat maupun tersangka yang melakukan pembunuhan," ungkapnya.
Lihat Juga :