KDRT Perempuan di KBB Terbanyak, Jarang Lanjut ke Proses Hukum
Rabu, 31 Mei 2023 - 21:33 WIB
ilustrasi
BANDUNG BARAT - Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) Kabupaten Bandung Barat (KBB), mencatat kasus kekerasan pada perempuan menjadi yang paling banyak ditangani.
Berdasarkan data yang terekap sepanjang tahun 2023, kasus kekerasan yang menimpa perempuan di KBB ada sebanyak 14 kasus. Yakni terdiri dari 6 kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) dan 8 kasus di luar KDRT. Sementara kasus kekerasan yang menimpa anak ada 7 kasus.
"Kasus kekerasan pada perempuan paling mendominasi terjadi. Ini ibarat fenomena gunung es yang susah buat dihilangkan dan justru terus bertambah," kata Kepala Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, DP2KBP3A KBB, Rini Haryani, Rabu (31/5/2023).
Menurutnya kasus KDRT di keluarga yang menimpa perempuan tidak punya penghasilan, seringkali berakhir damai dikarenakan mereka terjebak dalam ketidakberdayaan. Seperti kasus terakhir yang dilaporkan dan ditangani DP2KBP3A di Kecamatan Lembang yang menimpa seorang ibu rumah tangga.
Baca juga: Iring-iringan Kendaraan Dinas Wakil Bupati Pangandaran Tabrakan Beruntun di Ciamis
"Ada seorang ibu rumah tangga mengalami KDRT oleh suaminya. Belum sempat diperkarakan ke meja hukum, korban lebih memilih pasrah mendapat perlakukan KDRT," ucapnya.
Berdasarkan data yang terekap sepanjang tahun 2023, kasus kekerasan yang menimpa perempuan di KBB ada sebanyak 14 kasus. Yakni terdiri dari 6 kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) dan 8 kasus di luar KDRT. Sementara kasus kekerasan yang menimpa anak ada 7 kasus.
"Kasus kekerasan pada perempuan paling mendominasi terjadi. Ini ibarat fenomena gunung es yang susah buat dihilangkan dan justru terus bertambah," kata Kepala Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, DP2KBP3A KBB, Rini Haryani, Rabu (31/5/2023).
Menurutnya kasus KDRT di keluarga yang menimpa perempuan tidak punya penghasilan, seringkali berakhir damai dikarenakan mereka terjebak dalam ketidakberdayaan. Seperti kasus terakhir yang dilaporkan dan ditangani DP2KBP3A di Kecamatan Lembang yang menimpa seorang ibu rumah tangga.
Baca juga: Iring-iringan Kendaraan Dinas Wakil Bupati Pangandaran Tabrakan Beruntun di Ciamis
"Ada seorang ibu rumah tangga mengalami KDRT oleh suaminya. Belum sempat diperkarakan ke meja hukum, korban lebih memilih pasrah mendapat perlakukan KDRT," ucapnya.
Lihat Juga :