Tinjau Jalur Khusus Tambang di Bogor, Ridwan Kamil: Beroperasi Tahun Depan
Senin, 29 Mei 2023 - 18:35 WIB
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil meninjau lokasi pembangunan jalan khusus tambang di wilayah Kecamatan Cigudeg, Kabupaten Bogor. Foto/Dok Pemkab Bogor
BOGOR - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil meninjau lokasi rencana pembangunan jalan khusus tambang di wilayah Kecamatan Cigudeg, Kabupaten Bogor. Jalan ini rencananya meliputi wilayah Cigudeg- Rumpin- Gunung Sindur-Parung Panjang.
”Dari Parung Panjang, Cigudeg, sampai Rumpin bahwa jalan tol khusus tambang ini sudah dimulai, tapi hari ini diupacarakan. Sudah 11,5 kilometer insha Allah terbebaskan dan mayoritas jalannya terbentuk, masih jalan tanah, kira-kira begitu,” kata Ridwan, Senin (29/5/2023).
Baca juga: Baru Diresmikan Ridwan Kamil, Alun-Alun Kota Bogor Dipadati Pengunjung
Jalan ini dikhususkan bagi kendaraan yang mengangkut hasil tambang. Proses perizinan dan lainnya terkait jalan ini masih terus berjalan dan berharap bisa beroperasi mulai satu tahun ke depan.
”Proses jalan terus, untuk AMDAL dan lain sebagainya. Sehingga diharapkan satu tahun dari sekarang menurut perkiraan ini insha Allah akan bisa beroperasi melewati 12 jembatan dan akan ada exit dan entrinya sebanyak 8 titik,” ungkapnya.
”Sehingga di jalur truk itu tidak banyak muter-muter yg bikin macet juga. Saking banyaknya saya perintahkan minimal ada 8. Kalau ini selesai maka Insya Allah tidak terjadi lagi percampuran (kendaraan) yang menyebabkan banyak kemudharatan dan kematian,” imbuhnya.
”Dari Parung Panjang, Cigudeg, sampai Rumpin bahwa jalan tol khusus tambang ini sudah dimulai, tapi hari ini diupacarakan. Sudah 11,5 kilometer insha Allah terbebaskan dan mayoritas jalannya terbentuk, masih jalan tanah, kira-kira begitu,” kata Ridwan, Senin (29/5/2023).
Baca juga: Baru Diresmikan Ridwan Kamil, Alun-Alun Kota Bogor Dipadati Pengunjung
Jalan ini dikhususkan bagi kendaraan yang mengangkut hasil tambang. Proses perizinan dan lainnya terkait jalan ini masih terus berjalan dan berharap bisa beroperasi mulai satu tahun ke depan.
”Proses jalan terus, untuk AMDAL dan lain sebagainya. Sehingga diharapkan satu tahun dari sekarang menurut perkiraan ini insha Allah akan bisa beroperasi melewati 12 jembatan dan akan ada exit dan entrinya sebanyak 8 titik,” ungkapnya.
”Sehingga di jalur truk itu tidak banyak muter-muter yg bikin macet juga. Saking banyaknya saya perintahkan minimal ada 8. Kalau ini selesai maka Insya Allah tidak terjadi lagi percampuran (kendaraan) yang menyebabkan banyak kemudharatan dan kematian,” imbuhnya.
Lihat Juga :