Polres Jeneponto Diserang Orang Tak Dikenal, Ini Kata Pangdam XIV Hasanuddin

Jum'at, 28 April 2023 - 02:30 WIB
Dalam informasi yang diperoleh, sekitar 100 orang mendatangi Mapolres Jeneponto dan melempari sejumlah ruangan menggunakan batu dan bom molotov. Lemparan ini di antaranya mengenai ruangan Propam Polres Jeneponto dan tempat ibadah di area polres.

Baca juga: Mencekam! Polres Jeneponto Diserang Ratusan Massa Tak Dikenal, Dilempar Bom Molotov, 1 Polisi Tertembak

Selain itu, sejumlah ruangan lain di dalam polres juga terkena lemparan batu. Berdasarkan informasi, beberapa kali terdengar suara tembakan. Selain kerusakan bangunan polres dan sebuah kendaraan, seorang polisi juga luka terkena tembakan. Saat ini korban dirawat dan sudah menjalani operasi.

Peristiwa penyerangan ini disebut terkait kejadian sehari sebelumnya pada Rabu (26/4/2023) sekitar pukul 02.30 Wita ketika anggota TNI dikeroyok oleh oknum Satreskrim Polres Jeneponto. Keduanya adalah Prajurit Satu Irsan dari Satuan Yonif 500 Sikatan Kodam V/Brawijaya dan Prajurit Dua Amran Faisal dari Satuan Denpal 1 Kodam XIII/Merdeka.

Pengeroyokan dilakukan di sebuah warung makan di batas kota Jeneponto. Penyebab aksi pengeroyokan karena oknum anggota Polres Jeneponto menuding kedua anggota TNI ini hanya mengaku-ngaku sebagai anggota TNI.

Sebelum pengeroyokan ini, sebuah peristiwa lain juga terjadi, yakni mobil truk Dalmas milik Polres Jeneponto ditemukan hangus terbakar di Kecamatan Binamu, Jeneponto. Pihak Polda Sulsel belum mengonfirmasi apakah peristiwa ini juga terkait dengan pengeroyokan ataupun penyerangan.

Baca juga: Kapolda Sulsel Datangi Polres Jeneponto yang Diserang Ratusan Orang Tak Dikenal
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!