Perputaran Ekonomi di Sektor Parekraf saat Lebaran Diprediksi Capai Ratusan Triliun
Rabu, 19 April 2023 - 11:47 WIB
“Perputaran ekonomi sektor pariwisata ditunjang oleh permintaan untuk perjalanan, tiket pesawat, trasportasi umum, akomodasi, restoran, tempat rekreasi sampai ke pusat pembelanjaan oleh-oleh, dan lain sebagainya,” kata Harry, Selasa (19/4/2023).
Harry menyebutkan, dari data yg disampaikan oleh Menparekraf, perputaran dana akan mencapai Rp100 hingga 150 trilliun. Menurutnya, diperkirakan hampir dua kali lipat dari tahun sebelumnya. Ini karena tahun ini tidak ada batasan untuk transportasi dan penerbangan pasca Covid-19 seperti tahun sebelumnya.
Oleh karena itu, Harry merinci lebih lengkap terkait strategi, terutama bagi pelaku usaha yang bergerak di industri parekraf dalam memanfaatkan momen libur lebaran ini dan bagaimana memberikan pengalaman yang baik bagi wisatawan.
Pertama, dari pemerintahan terlebih dahulu. Menuturnya, masih banyak pungli dan menangani emergency dan lain-lain dengan kepadatan pengunjung luar bisa. Baca juga: Sumbang Rp1.100 Triliun, Ekonomi Kreatif RI Hanya Kalah dari Hollywood dan K-Pop
"Saya menyarankan kepada pemerintahkan pusat, yaitu kementerian, untuk merilis SOP atau blue print pengelolaan tempat-tempat rekreasi yang benar dan sehat. Selain itu menghindari pungli dan penanganan kesehatan hingga mengajarkan ke masyarakat bagaimana membuang sampah,” jelasnya.
Harry menyebutkan, dari data yg disampaikan oleh Menparekraf, perputaran dana akan mencapai Rp100 hingga 150 trilliun. Menurutnya, diperkirakan hampir dua kali lipat dari tahun sebelumnya. Ini karena tahun ini tidak ada batasan untuk transportasi dan penerbangan pasca Covid-19 seperti tahun sebelumnya.
Oleh karena itu, Harry merinci lebih lengkap terkait strategi, terutama bagi pelaku usaha yang bergerak di industri parekraf dalam memanfaatkan momen libur lebaran ini dan bagaimana memberikan pengalaman yang baik bagi wisatawan.
Pertama, dari pemerintahan terlebih dahulu. Menuturnya, masih banyak pungli dan menangani emergency dan lain-lain dengan kepadatan pengunjung luar bisa. Baca juga: Sumbang Rp1.100 Triliun, Ekonomi Kreatif RI Hanya Kalah dari Hollywood dan K-Pop
"Saya menyarankan kepada pemerintahkan pusat, yaitu kementerian, untuk merilis SOP atau blue print pengelolaan tempat-tempat rekreasi yang benar dan sehat. Selain itu menghindari pungli dan penanganan kesehatan hingga mengajarkan ke masyarakat bagaimana membuang sampah,” jelasnya.
Lihat Juga :