Bantu Masyarakat, Kiai Muda Jatim Gelar Terapi Akupuntur Gratis
Senin, 17 April 2023 - 13:18 WIB
Puluhan warga di Bojonegoro mengikuti kegiatan terapi pengobatan massal akupuntur China, Minggu (16/4/2023). Kegiatan yang digelar Kiai Muda Jatim ini untuk membantu meringankan beban masyarakat. Foto/Dok. SINDOnews
BOJONEGORO - Puluhan warga di Bojonegoro mengikuti kegiatan terapi pengobatan massal akupuntur China. Kegiatan yang digelar Kiai Muda Jatim ini untuk membantu meringankan beban masyarakat.
Pengobatan kali ini dilakukan dengan akupuntur tusuk jarum, pemeriksaan kesehatan seperti imunitas, gula darah, kolestrol dan asam urat, serta pelayanan bagi penderita sakit rematik. ”Setiap penyakit Insyaallah ada obatnya,” kata Korwil Kiai Muda Jatim Ali Baidlowi di Desa Pasinan, Kecamatan Baureno, Kecamatan Bojonegoro, Minggu (16/4/2023).
Gus Ali mengatakan, banyak pilihan metode pengobatan, sebagai ikhtiar pengobatan bagi pasien. Kuncinya semangat untuk sembuh, dengan tetap menjaga pola makan, istirahat yang cukup dan olah raga.
Pengobatan dengan model akupuntur, lanjut Ali, menjadi alternatif pengobatan bagi pasien. “Tentu perlu berkelanjutan secara rutin, perlu sabar yang disertai doa, dan pasien tidak perlu takut dengan jarumnya, karena jarumnya kecil. Insya Allah setelah selesai pengobatan akan terasa perbedaan dengan sebelumnya,” ungkapnya.
Pengobatan kali ini dilakukan dengan akupuntur tusuk jarum, pemeriksaan kesehatan seperti imunitas, gula darah, kolestrol dan asam urat, serta pelayanan bagi penderita sakit rematik. ”Setiap penyakit Insyaallah ada obatnya,” kata Korwil Kiai Muda Jatim Ali Baidlowi di Desa Pasinan, Kecamatan Baureno, Kecamatan Bojonegoro, Minggu (16/4/2023).
Gus Ali mengatakan, banyak pilihan metode pengobatan, sebagai ikhtiar pengobatan bagi pasien. Kuncinya semangat untuk sembuh, dengan tetap menjaga pola makan, istirahat yang cukup dan olah raga.
Pengobatan dengan model akupuntur, lanjut Ali, menjadi alternatif pengobatan bagi pasien. “Tentu perlu berkelanjutan secara rutin, perlu sabar yang disertai doa, dan pasien tidak perlu takut dengan jarumnya, karena jarumnya kecil. Insya Allah setelah selesai pengobatan akan terasa perbedaan dengan sebelumnya,” ungkapnya.
Lihat Juga :